Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Sayuran Tinggi Serat yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Kompas.com - 22/04/2023, 14:00 WIB
Ryan Sara Pratiwi,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mengonsumsi serat dalam jumlah yang cukup sangatlah penting untuk kesehatan tubuh kita secara keseluruhan.

Pakar nutrisi, Meghan Novoshielski MS, RDN, juga mengungkapkan bahwa mengonsumsi lebih banyak sayuran berserat tinggi adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk kesehatan.

"Serat dapat membantu menurunkan berat badan, menjaga gula darah tetap stabil, melindungi kesehatan jantung dan pencernaan, serta mendorong mikrobioma usus yang sehat," terangnya.

Baca juga: 5 Jenis Sayuran Penurun Kolesterol Jahat Sekaligus Menyehatkan Jantung

Dan meskipun banyak sayuran yang mengandung serat dalam jumlah yang cukup, Novoshielski mengatakan bahwa aturan praktis yang baik untuk mendapatkan lebih banyak serat adalah dengan mengonsumsi sayuran hijau yang berwarna lebih gelap.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi antara 25 hingga 30 gram serat per hari.

Jadi, penting sekali untuk menambahkan bahan-bahan berserat tinggi seperti sayuran ke dalam makanan kita sehari-hari.

Sayuran tinggi serat

Seperti yang dilansir dari laman Real Simple, berikut adalah sejumlah sayuran tinggi serat yang direkomendasikan para ahli diet untuk dikonsumsi dan baik bagi kesehatan.

1. Wortel

Satu porsi wortel rebus ternyata mengandung lebih banyak serat daripada wortel mentah.

Secangkir wortel rebus diketahui mengandung 5 gram serat, sedangkan wortel mentah berukuran sedang mengandung sekitar 2 gram.

Baik itu menambahkannya ke dalam salad, sup, atau makanan lezat lainnya, wortel adalah sayuran yang bagus untuk dimiliki setiap minggu karena sangat serbaguna.

Baca juga: Resep Mudah Bikin Nasi Goreng Sayuran dari Sisa Nasi Semalam

2. Brokoli

Tidak mengherankan jika brokoli merupakan salah satu sayuran paling sehat untuk ditambahkan ke dalam menu makanan sehari-hari.

Seorang ahli diet terdaftar, Katherine Gomez mencatat, satu cangkir brokoli mengandung sekitar 5 gram serat.

Selain itu, brokoli juga mengandung antioksidan maupun vitamin C, yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis.

3. Kembang kol

Kembang kol memiliki banyak mineral dan vitamin, serta serat.

Meskipun seratnya tidak sebanyak sayuran lain, namun faktanya, ada 2 gram serat dalam secangkir kembang kol.

Baca juga: 7 Menu Olahan Sayuran yang Bisa Bikin Gemuk

Jadi, kembang kol masih merupakan sayuran yang bagus untuk ditambahkan ke dalam makanan sehari-hari.

4. Terong

Jika kita menyukai menu masakan berbahan terong, maka kita akan senang mengetahui bahwa hidangan tersebut mengandung serat yang cukup tinggi.

Sama seperti kembang kol, terong juga memiliki sekitar 2 gram serat per cangkir.

5. Bit

Bit dianggap sebagai pencahar alami karena kandungan seratnya yang tinggi, yaitu 4 gram per cangkir.

Baca juga: Cara Mencuci Sayuran Berdasarkan Jenisnya

Baik itu memotongnya untuk salad atau hummus, bit memiliki rasa yang sedikit manis yang bisa tambahan sempurna untuk banyak hidangan.

6. Bayam

Menurut Gomez, bayam mengandung sekitar 4 gram serat per cangkir dan juga mengandung zat besi yang diperlukan untuk memproduksi sel darah merah.

"Nikmati bayam sebagai lauk atau campurkan segenggam bayam ke dalam hidangan pasta favorit yang lezat," saran dia.

7. Brussel sprout

Sayuran hijau kecil yang renyah ini memiliki lebih dari 3 gram serat per cangkir dan benar-benar menjadi makanan super.

Brussel sprout juga diketahui memiliki banyak manfaat nutrisi dan bahkan dapat melindungi tubuh kita dari beberapa jenis kanker.

Baca juga: 4 Pilihan Sayuran yang Bantu Cegah Penuaan Dini pada Kulit

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com