Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menghilangkan Lemak Visceral yang Membahayakan Kesehatan

Kompas.com - 03/05/2024, 10:33 WIB
Wisnubrata

Editor

Sumber Best Life

KOMPAS.com - Lemak paling berbahaya di tubuh kita mungkin adalah lemak yang tersembunyi di antara organ-organ tubuh atau lemak visceral. 

Kamu mungkin tahu tentang lemak subkutan – lemak yang dapat kita lihat di balik kulit – namun kebanyakan orang tidak tahu tentang lemak visceral, yang jauh lebih berbahaya karena menyebabkan masalah kesehatan yang parah. 

"Lemak visceral adalah lemak yang ada di sekitar organ tubuh. Kita biasanya fokus pada lemak yang berada di bagian bawah kulit kita karena lemak ini mudah terlihat, namun lemak visceral kemungkinan lebih berbahaya," kata Dr. Seema Bonney, pendiri dan ahli medis. direktur Pusat Anti-Penuaan & Panjang Umur Philadelphia.

“Lemak visceral dikaitkan dengan peningkatan angka penyakit jantung, termasuk serangan jantung dan stroke, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan masalah pernapasan secara keseluruhan,” lanjutnya. 

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Lemak Visceral di Bagian Tengah Tubuh

Mengapa lemak visceral berbahaya?

Ada 2 jenis lemak di tubuh kita —ada lemak subkutan yang dapat kita cubit dan rasakan, dan ada lemak visceral – lemak lebih dalam yang membungkus organ perut kita. 

Kita mungkin tidak sadar memiliki lemak visceral karena tidak dapat merasakan atau melihatnya. Bahkan orang dengan perut rata bisa saja memiliki lemak visceral. 

Masalah terbesar dengan lemak visceral adalah meningkatkan risiko sindrom metabolik, penyakit kardiovaskular, dan lain-lain. Lemak visceral lebih jahat karena membuat protein inflamasi yang merusak pembuluh darah serta jaringan dan organ di dalam tubuh.

Mengukur lemak visceral

Karena kita tidak dapat melihat atau menyentuh lemak visceral, kebanyakan orang tidak mengetahui adanya lemak tersebut. 

“Terkadang keberadan lemak ini terlihat dari lingkar pinggang dan BMI (Indeks Massa Tubuh) kita. Jika ukuran pinggangmu bertambah, celana terlalu pas di area perut, ini bukti bahwa kamu menambah lemak visceral," ujar dr. Bonney. 

"Cara lain untuk menentukan apakah kamu memiliki terlalu banyak lemak visceral adalah melalui indeks massa tubuh. BMI antara 25 dan 29,9 dianggap kelebihan berat badan, sedangkan BMI di atas 30 dianggap obesitas."

Baca juga: Tanpa Diet, 5 Kebiasaan Ini Bisa Hilangkan Lemak Visceral

Ilustrasi waktu terbaik makan buahPharmeasy Ilustrasi waktu terbaik makan buah

Bagaimana cara memerangi lemak visceral?

Pada dasarnya, saat kita mengurangi lemak di dalam tubuh --baik lewat diet maupun olahraga-- semua jenis lemak akan ikut berkurang. Berikut saran para ahli untuk menghilangkan lemak visceral:

Fokus pada diet 

Menurut Dr. Bonney, "Diet atau apa yang kita makan merupakan 80% penentu dalam menghilangkan lemak visceral. Makanlah makanan yang sehat dengan banyak buah-buahan dan sayuran dari berbagai warna." 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak kalsium dan vitamin D dalam tubuh kita dikaitkan dengan jumlah lemak visceral yang lebih rendah. Kita juga disarankan mengurangi atau menghilangkan gula dalam makanan, serta karbohidrat sederhana yang akan diubah tubuh menjadi gula. 

Menghindari makanan olahan juga akan membantu menghilangkan dan menghindari lemak visceral. Penting untuk makan dengan cerdas —meskipun beberapa makanan membantu mengurangi lemak visceral, makanan lain justru menambahnya, jadi hindari juga makanan yang mengandung lemak trans. 

"Kita harus selalu membaca label makanan untuk menghindari bahan-bahan seperti minyak terhidrogenasi parsial dan sirup jagung fruktosa tinggi."

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com