Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cuaca Panas, 5 Minuman Berikut Bisa Mencegah dan Mengatasi Dehidrasi

Kompas.com - 03/05/2024, 22:50 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Cuaca panas tengah melanda sejumlah wilayah Indonesia, yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2024 mendatang. Saat cuaca panas, tubuh rentan mengalami dehidrasi. 

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kekurangan cairan lantaran jumlah cairan yang keluar lebih banyak dibandingkan cairan yang masuk. Oleh sebab itu, pastikan kecukupan cairan agar tidak dehidrasi saat cuaca terik.

Baca juga: Cuaca Panas, Catat 3 Cara Mencegah Kerusakan Kulit

Ada sejumlah minuman yang bisa mencegah dan mengatasi dehidrasi, sehingga cocok diminum saat cuaca panas. Berikut daftarnya dilansir dari Healthline. 

Minuman untuk mengatasi dehidrasi

Saat mengalami dehidrasi, tubuh membutuhkan lebih dari air putih. Pada umumnya, orang yang mengalami dehidrasi membutuhkan elektrolit, yang dapat mengembalikan keseimbangan cairan tubuh. 

1. Air kelapa 

Ilustrasi air kelapa, minuman yang dapat mencegah dan mengatasi dehidrasiShutterstock/Here Asia Ilustrasi air kelapa, minuman yang dapat mencegah dan mengatasi dehidrasi

Air kelapa dapat membantu mencegah maupun mengatasi dehidrasi. Sebab, air kelapa mengandung elektrolit dan karbohidrat. 

Misalnya, dalam secangkir air kelapa tanpa pemanis (sekitar 237 ml), mengandung 9 persen dari nilai harian (daily value/DV) untuk potasium dan 45 kalori. Jadi, jika kamu mengalami dehidrasi disertai lemas, maka minumlah air kelapa segar tanpa pemanis. 

Namun, jika dehidrasi disertai dengan gejala muntah, pastikan minum air kelapa secara perlahan-lahan. 

Baca juga: Cuaca Panas Bikin Pria Jadi Lebih Gemuk, Kok Bisa?

2. Kaldu 

Kaldu merupakan sumber cairan elektrolit yang tinggi sehingga efektif mencegah dan mengatasi dehidrasi. Terlebih, jika kuah kaldu terbuat dari tulang maupun sumber protein hewani lainnya yang mengandung kolagen.

Jika membuat kaldu tulang di rumah, memasaknya lebih dari 8 jam akan meningkatkan kandungan kalsium dan magnesium di dalamnya. 

Satu cangkir kaldu tulang sapi  (sekitar 237 ml), mengandung sejumlah elektrolit, seperti fosfor, kalium, dan natrium. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas.com (@kompascom)

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com