Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Melakukan Forest Bathing, Beda dengan Trekking dan Hiking 

Kompas.com - 13/05/2024, 16:40 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Aktivitas forest bathing atau terapi hutan memang belum begitu terkenal di Indonesia. Meskipun sama-sama berupa kegiatan di alam terbuka, namun forest bathing berbeda dengan trekking dan hiking

Jika trekking dan hiking fokus pada jalur pendakian untuk mencapai destinasi tertentu, maka forest bathing fokus pada kegiatan membenamkan diri di alam untuk mendapatkan manfaat positif baik fisik dan mental.

Baca juga: Apa Itu Forest Bathing?

Lantas, bagaimana cara melakukan forest bathing? Simak ulasannya berikut ini dilansir dari NPR.org dan Cleveland Clinic. 

Apa itu forest bathing? 

Ilustrasi forest bathingShutterstock/Tanja Esser Ilustrasi forest bathing

Sebelum membahas cara melakukannya, kita perlu mengetahui apa itu forest bathing?

Melansir dari Cleveland Clinic, istilah forest bathing berasal dari Jepang, yakni shinrin yoku yang berarti mandi hutan jika diartikan secara harfiah. Akan tetapi, forest bathing tidak bisa diartikan secara harfiah karena istilah ini merujuk pada kegiatan membenamkan diri dalam suasana hutan.

Selain itu, forest bathing lebih dari sekadar berjalan-jalan di hutan. Orang yang melakukan forest bathing harus menggunakan seluruh panca inderanya untuk membenamkan diri dalam suasana hutan. 

Mulai dari mendengarkan gemerisik dedaunan, mengamati dedaunan hijau, mencium aroma tanah, dan merasakan tekstur kulit kayunya. 

Konsep shinrin yoku yang sudah berjalan sejak 1982 di Jepang ini, punya banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Sebut saja, mengurangi stres, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan suplai oksigen ke otak.

Baca juga: Tampil Keren saat Beraktivitas di Alam, Mengapa Tidak?

Cara melakukan forest bathing 

Berikut cara melakukan forest bathing seperti dihimpun dari NPR.org. 

1. Pilih lokasi yang dikelilingi pohon 

Tempat yang ideal untuk melakukan forest bathing tentu saja di hutan. Namun, kamu juga bisa melakukannya di alam terbuka yang tenang serta dikelilingi pepohonan tinggi, apabila tempat tinggal kamu jauh dari hutan. 

“Kamu juga bisa mendapatkan manfaat positif (forest bathing) di taman kota,” ujar Li Evans, Direktur Forest Bathing Institute di Inggris, dalam NPR.org.

Akan tetapi, manfaatnya tentu tidak akan semaksimal jika kamu melakukan forest bathing di hutan. 

Sebuah studi pada 2022 dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menemukan bahwa berjalan di hutan kota, memiliki dampak yang lebih besar pada fungsi kardiovaskular dibandingkan berjalan di taman kota.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com