Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Forest Bathing 

Kompas.com - 13/05/2024, 18:41 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Forest bathing atau terapi hutan merupakan aktivitas membenamkan diri dalam suasana hutan untuk mendapatkan manfaat positif bagi fisik maupun mental. Istilah forest bathing berasal dari Jepang, yakni shinrin yoku yang berarti mandi hutan jika diartikan secara harfiah. 

Namun demikian, forest bathing lebih dari sekadar berjalan-jalan di hutan. Orang yang melakukan forest bathing harus menggunakan seluruh panca inderanya untuk membenamkan diri dalam suasana hutan. 

Baca juga: Apa Itu Forest Bathing?

Ada beragam manfaat positif dari forest bathing, meliputi mengurangi stres, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan suplai oksigen ke otak.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum forest bathing 

Ilustrasi forest bathingFreepik Ilustrasi forest bathing

Agar mendapatkan hasil maksimal dari forest bathing, berikut lima hal yang perlu diperhatikan, seperti dilansir dari NPR.org dan Cleveland Clinic.

1. Aktivitas 

Salah satu prinsip utama dalam melakukan forest bathing adalah memaksimalkan penggunaan panca indera. Sejumlah aktivitas yang dapat dilakukan saat forest bathing antara lain mendengarkan gemerisik dedaunan, mengamati dedaunan hijau, mencium aroma hutan, dan merasakan tekstur kulit kayu.

Kamu juga bisa melakukan meditasi dengan duduk di tempat yang nyaman dan tenang, serta menenggelamkan diri dalam suasana alam. Selain itu, kamu bisa melakukan yoga atau tai chi yang memberikan ketenangan emosional.

Sebaliknya, hindari melakukan aktivitas fisik yang intens seperti kardio. Sebab, aktivitas fisik intens justru membuat tubuh kelelahan yang akan mendorong produksi hormon stres seperti adrenalin, noradrenalin, dan kortisol.

Baca juga: 4 Manfaat Forest Bathing, Redakan Stres dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com