Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tarian TikTok Viral Bisa Membakar Lemak Perut yang Membandel?

Kompas.com - 15/05/2024, 08:37 WIB
Nazla Ufaira Sabri,
Wisnubrata

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam hal menurunkan berat badan, tidak ada jalan pintas. Menjalankan diet sehat dan olahraga masih menjadi cara terbaik untuk menjaga bentuk tubuh tetap langsing.

Tapi menurut beberapa pengguna TikTok, ada gerakan tarian baru yang sedang viral, yang diklaim dapat membantu mempercepat proses tersebut dengan membakar lemak perut lebih cepat. Apakah cara itu benar-benar berhasil?

TikTok penuh dengan video yang menunjukkan wanita muda menggerakkan panggul mereka maju mundur dengan penuh semangat. Disebut "tarian membakar lemak perut ala Cina", latihan ini dipopulerkan pada Maret 2021 oleh seorang pelatih olahraga bernama wanyomori4515 yang diikuti oleh hampir 10 juta pengguna TikTok.

Menurut pencetus tren ini, pengulangan gerakan-gerakan ini membantu membakar lemak perut dan mendorong penurunan berat badan. Bahkan, seluruh konten akunnya didedikasikan untuk aktivitas ini.

Dia memposting video sebelum dan sesudah, seperti video seorang gadis muda yang telah ditonton sebanyak delapan juta kali. Video tersebut mengklaim bahwa berat badan gadis itu turun dari 57 menjadi 36 kg berkat gerakan panggul ini. Video lain mengklaim bahwa seorang wanita kehilangan lebih dari 50 kg berkat teknik ini.

Baca juga: 10 Latihan untuk Menghilangkan Perut Buncit

Sejak saat itu, para pengguna internet dari negara lain telah meniru gerakan ini, dan mengklaim bahwa berat badan mereka turun dengan cepat berkat tarian pembakar lemak perut ini.

@wanyomori4515 It's okay to be fat, you always get slim when you exercise! Effort doesn't betray you!#coach #workout #diet #china ? Kiat Jud Dai - DJMuchY

Apa benar tarian perut bisa melangsingkan?

Juliana Massamba, seorang ahli diet, ahli gizi dan pelatih olahraga yang berbasis di Paris, memperingatkan tentang tarian perut yang katanya bisa membuat tubuh menjadi lebih ramping, yang menurutnya hanya sebuah khayalan belaka.

"Kita tidak bisa menargetkan penurunan berat badan hanya pada bagian perut saja,” kata Juliana.

Mengenai lemak yang seharusnya dibakar, pelatih olahraga ini ingin menunjukkan bahwa ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan. "Untuk menurunkan berat badan, yang terpenting adalah apa yang kita makan. Orang-orang ini (dalam video) pasti mengikuti diet dan melakukan aktivitas fisik lainnya, bukan sekedar gerakan perut."

Hal penting lainnya adalah bahwa tarian ini harus dihindari oleh orang-orang yang kelebihan berat badan atau yang memiliki masalah punggung. Faktanya, gerakan ini dapat menyebabkan kerusakan fisik pada tulang belakang mereka yang sudah rapuh.

"Dengan berulang kali melenturkan tulang belakang mereka yang sudah rapuh, mereka membebani cakram di bagian belakang," jelas Juliana.

"Cakram di punggung adalah bantalan kecil di tulang belakang yang mencegah tulang-tulang kita bergesekan satu sama lain. Ketika mereka sering ditekuk, cakram-cakram ini akan mengencang dan menyebabkan kompresi di seluruh tulang belakang."

Pakar ini menekankan bahwa keselarasan tulang belakang yang tepat sangat penting untuk melakukan aktivitas fisik.

Baca juga: Ingin Hilangkan Perut Buncit? Ini 5 Latihan Terbaik untuk Pemula

Cara terbaik menurunkan berat badan

Jika kamu ingin menurunkan berat badan sekaligus menghilangkan lemak perut, diet yang bervariasi dan seimbang yang dikombinasikan dengan olahraga teratur adalah cara terbaik.

"Saya merekomendasikan jalan kaki secara teratur kepada pasien saya, yang sama efektifnya dengan berlari," kata Juliana Massamba.

Faktanya, berjalan kaki setidaknya 30 menit sehari dapat memberikan efek positif pada berat badan. Olahraga berbasis jalan kaki, seperti rucking atau YogiWalkie, mungkin juga cocok.

Hindari stres saat menurunkan berat badan

Juliana Massamba mengatakan bahwa stres juga bisa menjadi faktor penting dalam penurunan berat badan.

"Saat kita ingin menurunkan berat badan, stres bisa muncul, yang meningkatkan kadar kortisol, dan sering kali dapat menyebabkan kenaikan berat badan."

"Setiap orang memiliki kecepatannya masing-masing. Kamu harus mempertahankan gaya hidup sehat dan mendengarkan tubuhmu terlebih dahulu. Kamu juga tidak boleh bergantung pada jenis olahraga tertentu untuk menurunkan berat badan," tutupya.

Baca juga: Cara Membuat Perut Rata dan Tidak Kembali Buncit

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com