Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teknologi Hyperdymium, Pilihan agar Bisa Catok Rambut Basah

Kompas.com - 18/05/2024, 07:40 WIB
Nabilla Ramadhian,
Wisnubrata

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Belakangan, tren mencatok rambut dalam keadaan basah tengah viral di media sosial TikTok.

Banyak beauty influencer luar negeri yang menunjukkan tutorial mencatok rambut dalam keadaan basah. Mereka pun menampilkan hasil akhir rambut mereka yang menjadi kering dan lurus.

Meski demikian, sebagian besar warganet mempertanyakan keamanannya. Mereka khawatir metode catokan wet to dry dapat merusak rambut, bahkan alat pencatok rambut itu sendiri.

Namun, saat ini ada teknologi bernama Hyperdymium yang memungkinkan seseorang mencatok rambut dengan teknik wet to dry.

Mengenal teknologi Hyperdymium

Teknologi Hyperdymium ditanamkan pada alat berukuran kecil dan ringan untuk menghasilkan aliran udara yang dibutuhkan untuk mengeringkan sekaligus meluruskan rambut yang masih basah.

Teknologi ini dipakai oleh catokan Dyson Airstrait yang baru diluncurkan di Indonesia pada 17 Mei 2024 di Dyson Demo Store di Pondok Indah Mall 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam siaran pers yang Kompas.com terima, Jumat (17/5/2024), mesin Hyperdymium dirancang khusus untuk menjadi inti teknologi Dyson Hair Care.

Impeller dengan 13 bilah berputar dengan kecepatan 106.000 rpm, sehingga mampu mendorong lebih dari 11,9L udara ke mesin per detik. Ini menghasilkan cukup banyak tekanan udara yang dapat mengeringkan dan meluruskan rambut secara bersamaan.

Aliran udara dikeluarkan melalui dua lubang berukuran 1,5 mm di sepanjang dua bilah Dyson Airstrait. Sementara dua bilah udara ini mengarah ke bawah pada sudut 45 derajat.

Mereka membentuk satu pancaran udara terfokus, sehingga memungkinkan aliran udara mengeringkan sekaligus meluruskan rambut. Pasalnya, Dyson Airstrait tidak memiliki pelat panas seperti catokan rambut pada umumnya.

Baca juga: Kenapa Hair Stylist di Salon Membelah Rambut Sebelum Mencatok?

Dyson Airstrait seharga Rp 9,2 jutaan yang bisa dibeli langsung di Dyson Demo Store di Pondok Indah Mall 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, atau di situs resmi Dyson.kompas.com / Nabilla Ramadhian Dyson Airstrait seharga Rp 9,2 jutaan yang bisa dibeli langsung di Dyson Demo Store di Pondok Indah Mall 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, atau di situs resmi Dyson.

Metode catok wet to dry

Founder and Chief Engineer Dyson, James Dyson, mengungkapkan bahwa Dyson Airstrait sengaja dirancang sebagai pengering rambut yang menggunakan udara untuk meluruskan rambut.

Mengacu pada metode catok wet to dry, alat kecantikan ini tidak menggunakan pelat panas agar tidak merusak rambut.

“Bagi kami, memahami cara untuk memengaruhi dan mewujudkan potensi aliran udara yang kuat merupakan hal mendasar untuk performa Dyson Airstrait,” terang Dyson.

“Keahlian yang kami asah sepanjang 25 tahun memungkinkan untuk menghasilkan metode catokan wet to dry tanpa menggunakan pelat panas dan tidak merusak kesehatan rambut,” lanjut dia.

Melalui Dyson Airstrait, masyarakat bisa menghemat waktu. Pasalnya, mengeringkan dan meluruskan rambut bisa dilakukan menggunakan satu alat dalam satu waktu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com