Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Dampak Buruk Air Laut untuk Rambut, Bikin Kusam dan Kusut

Kompas.com - 21/05/2024, 18:19 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

 

KOMPAS.com - Bermain di laut merupakan kegiatan yang menyenangkan karena bisa melepas penat. Namun demikian, kamu harus berhati-hati karena air laut berdampak buruk ke rambut.

Meskipun cukup baik untuk kulit, namun paparan air laut yang merupakan air asin dapat membuat rampuh kusam hingga rapuh.

Baca juga: Catat, 9 Kesalahan Memakai Minyak Rambut yang Bikin Rontok

Namun demikian, tenang saja karena dampak buruk air laut pada rambut bisa diatasi dengan trik sederhana. Penasaran dengan efek negatif air laut pada rambut dan cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut ini. 

Apakah air laut bisa merusak rambut?

Berikut sejumlah dampak buruk air laut buat rambut, seperti dilansir dari InStyle dan Huffington Post. 

Ilustrasi liburan di pantaiUnsplash/Vidar Nordli-Mathisen Ilustrasi liburan di pantai

1. Kulit kepala dehidrasi 

Efek buruk air laut pada rambut adalah membuat kulit kepala dehidrasi. Kondisi ini menyebabkan rambut menjadi kering dan rapuh. 

“Air garam dapat membuat rambut dan kulit kepala dehidrasi, sehingga menyebabkan rambut rapuh dan kering,” kata Penata Rambut Selebriti, Andrew Fitzsimons, dalam InStyle.

Kondisi ini dapat menyebabkan masalah lebih lanjut seperti kerusakan helai rambut, karena air garam akan membuat kutikula rambut menjadi rentan.

Senada, Elizabeth Cunnane Phillips, Ahli Trikologi di Philip Kingsley menuturkan bahwa kandungan garam yang tinggi bisa mengeluarkan air dari rambut. Padahal, kandungan air pada rambut yang membuatnya elastis dan lembap. 

Kondisi ini diperparah dengan cuaca di laut yang cenderung terik dan panas sehingga mengakibatkan penguapaan yang menghilangkan kelembapan alami rambut. 

"Karena laut memiliki kandungan garam yang tinggi, maka laut bersifat osmotik, artinya laut mengeluarkan air dari rambut. Hasilnya? Rambut menjadi kering dan rapuh,” tutur Elizabeth dalam Huffington Post.

Baca juga: Anti-rambut Singa, Cara Menata Rambut Keriting agar Tidak Mengembang

2. Rambut rapuh

Kondisi rambut yang rapuh akibat kulit kepala dehidrasi, menyebabkan rapuh. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari merendam rambut terlalu lama di air laut atau air asin lainnya. 

Air laut memiliki konsentrasi garam sangat tinggi, yang dapat menghilangkan minyak alami rambut sehingga membuatnya kering, rapuh, dan rentan rusak. 

“Selain itu, air garam menyebabkan folikel rambut terangkat, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan akibat paparan sinar matahari dan faktor lingkungan lainnya,” ujar Andrew dalam InStyle

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com