Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terinspirasi Batik, Brand Perancis Ciptakan Parfum Aroma Indonesia

Kompas.com - 22/05/2024, 13:28 WIB
Wisnubrata

Editor

KOMPAS.com -  Batik dikenal luas sebagai kain khas dari Indonesia. Karena hubungannya yang erat dengan kebudayaan negeri ini, tak heran bila sebuah brand asal Perancis menjadikan batik sebagai inspirasi dalam membuat parfum yang khusus dijual di Indonesia.

Brand tersebut, Alexandre.J, dikenal sebagai pembuat parfum niche yang koleksinya memiliki aroma unik. Nah, parfum terbaru mereka dibuat khusus dalam rangka menyambut ulang tahun ke-30 gerai parfum C&F.

Untuk menciptakan aroma Indonesia, para peracik di Alexandre.J menggunakan batik kawung sebagai inspirasinya. "Batik dipilih karena kain ini yang paling merepresentasikan budaya Indonesia," ujar Amelie Jabban, Global Brand Director Alexandre.J, di butik C&F, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (20/5/2024).

Baca juga: Alasan Parfum Niche Berbeda, Unik di Aroma dan Botolnya

Amelie Jabban, Global Brand Director Alexandre.J, di butik C&F, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (20/5/2024) Amelie Jabban, Global Brand Director Alexandre.J, di butik C&F, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (20/5/2024)
Adapun motif yang dipilih untuk menghias botol parfum bernama Alexandre.J Golden Batik ini adalah motif kawung. Batik Kawung adalah motif batik yang bentuknya berupa bulatan mirip buah kawung (sejenis kelapa atau kadang juga dianggap sebagai aren atau kolang-kaling) yang ditata rapi secara geometris. 

Kawung sering disebut berasal dari kata bahasa Jawa, suwung yang artinya kosong, melambangkan kesucian hati setelah seseorang mencapai ketiadaan nafsu dan keinginan duniawi.

"Kawung juga melambangkan harapan dan kemakmuran, serta karena dahulu hanya dikenakan oleh bangsawan, parfum ini memadukan keagungan dan keistimewaan dalam setiap aromanya," lanjut Amelie.

Alexandre.J Golden Batik menghadirkan aroma yang memikat, mulai dari kesegaran buah bergamot, lemon dan apel yang melambangkan awal yang menjanjikan, disusul oleh kehangatan dan aroma bunga melati, mint, caramel, dan white wood yang menceritakan perjalanan serta tantangan yang telah dihadapi selama bertahun-tahun, dan ditutup dengan sentuhan vanilla, amber, dan musk yang mencerminkan kedewasaan dan kebijaksanaan dari perjalanan tiga dekade C&F.

 

Vebi Guniawan, Head of Category C&F Indonesia saat memperkenalkan Alexandre.J Golden Batik Vebi Guniawan, Head of Category C&F Indonesia saat memperkenalkan Alexandre.J Golden Batik
"Aroma parfum ini kita rancang agar bisa diterima semua orang dan disukai di Indonesia, dengan menghadirkan wangi yang bisa dipakai kapan saja dan cocok untuk iklim d sini," ujar Vebi Guniawan, Head of Category C&F Indonesia, dalam kesempatan yang sama.

Perilisan parfum ini tidak hanya merayakan pencapaian penting dalam sejarah C&F, tetapi juga mengangkat dan menghormati warisan budaya Indonesia.

Parfum Golden Batik hanya akan dijual di Indonesia dalam jumlah terbatas, yakni 1.500 botol saja, di mana setiap botol akan diberi nomor 1 hingga 1.500. 

Botolnya yang berwarna emas dihiasi dengan motik batik kawung dengan gambaran buah aren atau kolang-kaling dalam bentuk simetris. Bersama botol ini disertakan juga box yang menjadi semacam kotak perhiasan berwarna emas.

Alexandre.J Golden Batik bisa didapatkan mulai tanggal 20 Mei 2024 dengan sistem Pre-Order dan akan tersedia di toko offline dan online www.cnfstore.com pada bulan Juli 2024. Setiap pembelian edisi spesial ini, konsumen juga akan mendapatkan bonus scraft motif Kawung yang menarik.

Baca juga: Apa Itu Parfum Niche dan Mengapa Makin Populer?

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com