Kompas.com - 09/08/2012, 11:18 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Menyeruput teh hangat di pagi hari merupakan salah satu kebiasaan yang tak bisa dipisahkan dari gaya hidup orang Indonesia. Apalagi bila teh tersebut manis rasanya. Kebiasaan ini ternyata masih terbawa saat menjalani ibadah puasa. Saat berbuka dan sahur, minuman yang satu ini tak bisa ditinggalkan begitu saja.

Hanya saja, menurut Erikar Lebang, pakar yoga sekaligus salah satu Dewan Penasihat majalah Prevention, teh justru bisa jadi bumerang bagi umat Muslim yang menjalankan puasa. Pasalnya, cairan seperti teh dan kopi memiliki khasiat yang berkebalikan dengan air putih. Bukannya menambahkan cairan tubuh, justru keduanya berbalik mengurasnya.

“Teh, kopi, dan minuman beralkohol termasuk dalam kelompok minuman diuretik yang justru akan mengurangi cairan tubuh. Tak heran, banyak orang yang biasa minum teh saat sahur sudah mengeluh lemas saat pukul 7-8 pagi. Karenanya, tidak disarankan mengonsumsi minuman ini saat berpuasa,” papar instruktur yoga ini.

Pada dasarnya, hilangnya cairan tubuh yang disebabkan 1 gelas teh, haruslah digantikan dengan 3 gelas air putih dalam jumlah yang sama. Itulah sebabnya, Erikar menyarankan agar kita untuk menjaga kesegaran tubuh selama berpuasa lewat air putih. Memasukkan sembarang cairan ke dalam tubuh ternyata tak bisa selamanya berdampak baik bagi kita.

(Prevention Indonesia Online/Grace Natali)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.