Kompas.com - 20/05/2013, 07:40 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Aktris Dian Sastrowardoyo benar-benar menikmati perannya sebagai istri dan ibu. Namun pada kehamilannya yang kedua sekarang ini, Dian mengaku lebih berhati-hati. Terutama dalam hal asupan makanan dan kontrol berat badan. Hal ini dikarenakan kehamilannya kali ini sudah ia rencanakan dengan matang bersama sang suami, Indraguna Sutowo.

“Sama Indra, kita sudah hitung-hitung kapan punya anak lagi. Rentang waktu dua tahun dari anak pertama waktu yang pas, karena kalau tiga tahun nanti bisa berabe tahun ajaran baru, ” ujarnya beralasan, saat menghadiri acara "Prenagen and The City, Be a Gorgeous Mom", di Magzi Ballroom, Grand Kemang Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2013) lalu.

Dian berbagi pengalamannya saat hamil anak pertama, bagaimana ia melalui masa-masa sulit seperti pusing-pusing, mual dan muntah, serta mengontrol berat badan agar tidak terlalu berlebihan. Jika saat itu berat badannya naik drastis hingga 25 kilogram, kali ini Dian punya trik tersendiri.

"Saya belajar banyak dari kehamilan pertama, sekarang lebih banyak konsumsi sayur dan buah sebagai pengganti nasi," ujar perempuan yang kini sedang menuntaskan kuliah di Magister Manajemen Universitas Indonesia.

Saat melahirkan Syailendra dua tahun lalu, Dian mengaku berat badannya mencapai 70 kilogram. Meski sudah berusaha maksimal dengan berbagai cara, menurunkannya kembali ke bentuk badan semula bukan hal yang mudah. Karena itu selama proses kehamilan kedua ia mengatur asupan makanan sehingga di bulan ketujuh ini naiknya baru 13 kilogram. Kalau merasa lapar, Dian memilih untuk ngemil buah dan sayur.

"Saya sudah tidak mau gendut lagi. Makanya saya kurangi nasi, dan banyak makan protein, ikan, dan brokoli," ujarnya.

Apakah mengenyangkan? Kata Dian, sejauh ini menu pilihannya itu cukup berhasil. Dalam keadaan hamil diakuinya ia kerap merasa lapar. Apabila tidak segera makan, perut kosong akan mudah membuatnya mual dan muntah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya biasanya siasati dengan makan setiap dua jam, bila perlu saat kuliah bawa bekal seperti ikan salmon, segumpal brokoli, dan sayur bening," ujarnya. Dengan hitungan secara keseluruhan, Dian bisa makan sampai tujuh atau delapan kali sehari dengan selang-seling cemilan seperti tahu dan minyak nabati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.