Kompas.com - 09/07/2013, 16:50 WIB
Shutterstock
|
EditorWawa

KOMPAS.com - Meskipun Anda mungkin mengandalkan krim anti-aging yang dikemas dengan antioksidan dan cosmeceuticals untuk menjaga kulit Anda tampak muda, sebuah studi baru menunjukkan bahwa Anda bisa melawan penuaan dini hanya dengan menggunakan tabir surya. Benarkah demikian?

Ini adalah studi besar pertama yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine. Studi ini menunjukkan bahwa tabir surya tidak hanya memperlambat penuaan kulit, tetapi juga dapat memberikan lebih baik dari itu. Peneliti membandingkan photoaging pada 900 pria dan wanita dari Australia selama empat tahun, di antaranya  tahun 1992 dan 1996.

Photoaging yang ditunjukkan berhubungan dengan kulit kasar dan kendur, kerutan meningkat serta kuit kering, peningkatan terlihat pada pembuluh darah kecil, menjadi putih dan komedo di wajah.

Orang-orang dewasa, yang semuanya di bawah usia 55 tahun, secara acak dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama, diminta untuk menerapkan SPF 15 + tabir surya setiap hari. Mereka diminta untuk mengaplikasikannya pada wajah, leher, lengan dan tangan mereka setiap pagi. Kemudian, mengaplikasikannya kembali setelah berkeringat, berenang, atau menghabiskan lebih dari beberapa jam di luar ruangan.

Sementara, kelompok kedua bisa menggunakan tabir surya sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mereka juga disarankan untuk mengkonsumsi suplemen B-karoten, yang sebagian orang percaya dapat melindungi terhadap photoaging, atau suplemen plasebo. Kulit mereka dinilai pada awal dan akhir penelitian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhir penelitian, 77 persen dari peserta yang menggunakan tabir surya setiap hari, setidaknya minimal tiga sampai empat hari seminggu, diketahui 24 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami peningkatan penuaan. Dibandingkan 33 persen peserta yang hanya menggunakan tabir surya sesuai keinginannya. Tabir surya ternyata memberikan perlindungan bagi kulit, tanpa memandang usia.

Pada awal penelitian, 58 persen dari peserta memiliki photoaging moderat, namun pada akhir penelitian, jumlah itu turun menjadi 49 persen, menunjukkan penurunan photoaging di beberapa kulit wajah peserta.

Tidak ada perbedaan di antara mereka yang melindungi photoaging dengan suplemen karoten dan plasebo. Namun, peneliti mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengesampingkan peningkatan kecil atau penurunan penuaan kulit akibat suplementasi karoten.

Meskipun secara luas diyakini bahwa tabir surya dapat menunda penuaan, ada sedikit bukti tentang hal ini sampai sekarang. Khususnya, peningkatan photoaging yang dikaitkan dengan peningkatan risiko Solar Keratosis atau pertumbuhan bersisik atau berkerak, dan kanker kulit.

“Dengan menggunakan tabir surya secara teratur bisa mencegah perubahan kosmetik dan dapat mengurangi risiko kanker kulit,” jelas para peneliti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber FOX NEWS
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.