Kompas.com - 12/07/2013, 13:30 WIB
Wynda Mardio sempat gagal merintis bisnis steaknya. STEAK HOTEL By HOLYCOWWynda Mardio sempat gagal merintis bisnis steaknya.
|
EditorWawa

KOMPAS.com - Jenuh menjadi karyawan selama 10 tahun, Wynda Mardio yang gemar menyantap steak wagyu akhirnya terpikir untuk membuat bisnis steaknya sendiri yaitu Steak Hotel by Holycow.

"Sempat prihatin karena tidak semua orang bisa menikmati steak wagyu dengan harga yang mahal. Makanya, saya berpikir bagaimana caranya menyajikan steak wagyu dengan harga murah," ungkap Wynda Mardio pemilik Steak Hotel by Holycow, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Bermodal nekat, Wynda mendirikan warung steak pertamanya pada tanggal 15 Maret 2010. Awalnya semua serba sederhana, warungnya pun hanya berupa warung tenda tak permanen yang dibangun di depan sebuah bengkel kaca film.

"Karena masih numpang, jadinya baru buka pas sore hari, pagi sampai siang buat bengkel," kenangnya.

Di hari pertama pembukaan warung steaknya ini, Wynda mengaku sempat mengalami hari yang rumit. Ternyata proses pembuatan dan penyajian steak cukup rumit dan butuh waktu yang lama.

"Lamanya karena staf hanya ada lima orang dan saya pun merangkap jadi koki saat itu. Sedangkan tamu-tamu undangan dan pelanggan pertama banyak berdatangan. Jadi antriannya panjang. Ditambah lagi saat itu hujan, dan tendanya bocor. Itu kacau sekali," kenangnya sambil tertawa.

Setelah melewati hari yang panjang, ia mulai menemukan ritme yang sesuai untuknya. Usahanya perlahan-lahan mulai berjalan dengan baik, dan pengunjungnya pun bertambah banyak. Rupanya, trik marketingnya untuk menjual steak wagyu dengan harga murah bisa menarik minat banyak orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa yang dilakukannya sehingga bisa menjual wagyu dengan harga murah? Di Steak Hotel by Holycow, Wynda menjual steaknya dengan harga yang jauh lebih murah dibanding wagyu di hotel-hotel. Harga jual yang lebih murah ini didapatkannya dengan cara menekan pembiayaan listrik, biaya pemasaran dan mengatur alokasi anggaran yang lainnya. Ia juga mengaku tak mengambil untung yang terlalu besar dari satu porsi steak yang dijualnya.

Lanjut ke Bagian II

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.