Kompas.com - 10/09/2013, 18:51 WIB
|
EditorD. Syafrina Syaaf
KOMPAS.com — Berapa kali Anda harus berganti-ganti, dan memilih baju saat ingin menghadiri sebuah pesta atau undangan istimewa? Ketika bertamu ke rumah kolega dan datang ke pesta, Anda pasti ingin terlihat rapi, cantik, dan sempurna.

Menurut Tom Ford, mengenakan busana yang rapi, tak hanya memuaskan diri sendiri, tapi juga perwujudan etika yang baik dan sopan santun.

"Saya percaya kalau Anda bertemu seseorang untuk makan malam, dan Anda memilih pakaian yang rapi, itu merupakan refleksi rasa hormat Anda kepada sang tuan rumah," katanya.

Hal ini berlaku tak hanya saat akan menghadiri acara tertentu saja, sebaiknya juga diterapkan kapan pun dan di mana pun Anda berada. Tidak perlu mahal, yang penting rapi.

Namun, seiring dengan waktu, kriteria rapi pun mengalami pergeseran definisi. Bagi Ford penampilan rapi itu harus gaya, sedikit formal, dan enak dipandang, meskipun belum tentu nyaman saat dikenakan.

Lalu, apakah kenyamanan tidak penting bagi desainer kenamaan ini? Ternyata tidak!

"Beberapa waktu lalu, saya merancang sebuah gaun untuk teman yang akan menghadiri sebuah acara penghargaan. Dia menyukainya karena gaun tersebut begitu nyaman dipakai. Tetapi saya berpikir, siapa yang peduli pakaian itu nyaman atau tidak, yang penting pakaian itu memesona," jelas desainer berusia 52 tahun ini.

Baginya fashion tidak mengacu pada kenyamanan, tetapi bagaimana orang memandang busana tersebut. Jadi, bukan persoalan nyaman atau tidak nyaman busana tersebut saat dikenakan.

"Kenyamanan bagi saya adalah saat orang lain melihat saya keren dan gaya. Meskipun saya harus menderita saat mengenakannya. Memakai korset selama empat jam itu sangat menyiksa, tetapi bila akhirnya saya tampak hebat, kenapa tidak? Itulah kenyamanan dalam fashion,'" terang Ford.

Bagaimana dengan Anda, setuju?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.