Kompas.com - 10/10/2013, 07:38 WIB
|
EditorD. Syafrina Syaaf

KOMPAS.com — Tak terbayangkan reaksi para tamu yang menghadiri pagelaran busana Nina Ricci di Paris Fashion Week beberapa waktu silam, ketika dua aktivis feminis yang berasal dari Ukraina "menyerbu" pentas peraga tanpa mengenakan busana di bagian atas tubuh mereka.

Saat itu, beberapa model sedang menunaikan tugas mereka, penuh percaya diri melenggang anggun dan mengenakan busana paling baru dari rumah mode ternama. Tiba-tiba tanpa diundang, dua aktivis lari bergegas dan berhasil naik ke atas panggung, menyerukan yel-yel dengan bahasa Perancis yang kurang jelas.

Namun, pernyataan provokatif di bagian pinggang, perut, dan punggung mereka jelas terbaca. Dengan mencolok, di bagian tubuh itu tertulis "model don’t go to brothel" yang berarti "model tidak mengunjungi rumah bordil", dan "fashion dictator" yang memiliki arti "diktator dunia mode".

Sembari berlari dan berteriak, salah satu aktivis mencoba meraih lengan model yang tengah berjalan, tetapi dengan cepat pula langsung diempaskan oleh model bernama Holy-May Saker tersebut.

"Aku kesal sekali, mereka mengacaukan lintas jalanku. Tapi aku harus tetap profesional, terus melanjutkan peragaandengan baik. Emosiku sempat terpancing sedikit, tetapi kalau dipikir-pikir sekarang, seharusnya aku dorong saja mereka sampai jatuh ke bawah panggung," gerutu Saker seperti dikutip dari laman The Telegraph.

Tak menunggu waktu lama, beberapa sekuriti bertubuh tambun dan besar segera menggiring dua aktivis tesebut keluar dari panggung. Bahkan hingga hari ini, tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya mereka protes, dan ditujukan kepada siapa.

Apa pun itu, setidaknya mereka berhasil sedikit "mengguncang" kenyamanan para tamu undangan peragaan busana yang dikenal selalu bersikap anggun, senyum yang manis, dan sikap tubuh yang tertata penuh aturan.

Yang paling penting adalah mereka telah memberikan materi berita hangat bagi para jurnalis fashion, yang hadir meliput koleksi terbaru busana minimalis dan monokrom terbaru Nina Ricci.   

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.