Kompas.com - 18/11/2013, 14:24 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com — Takut berat badannya bertambah setelah hamil dan melahirkan, seorang ibu hamil dari Australia, Loni Jane Anthony, melakukan diet ekstrem dengan menjalankan pola makan lebih banyak buah dan sayur. Ia bahkan makan 20 buah pisang setiap hari.

Loni (25) yang sedang hamil anak pertama menulis dalam blognya Aleven:11 bahwa ia ingin mempromosikan pola makan yang berbasis buah-buahan. Ibu muda ini rajin mengunggah foto-foto makanannya dan kondisi tubuhnya di blog dan Instagram.

Selama tiga tahun terakhir ini Loni menjalankan pola diet 80/10/10. Ini adalah diet vegan rendah lemak dengan pola makan terdiri dari 80 persen sayur dan buah, 10 persen protein, dan 10 persen lemak. Diet ini sebenarnya populer di kalangan atlet.

Meski diet yang dijalankan Loni mendapat banyak dukungan dari pembacanya, menurut ahli nutrisi, Fiona Hunter, diet semacam itu sangat tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.

"Ini bukan saja membahayakan bagi kesehatan Loni, tapi juga calon bayinya," kata Hunter.

Pola diet 80/10/10 tersebut bisa membuat Loni kekurangan protein, vitamin penting, dan juga mineral. "Ia akan kekurangan asupan kalsium karena bayinya akan mengambil kalsium dari tulangnya untuk membangun tulangnya sendiri. Akibatnya si ibu berisiko osteoporosis di kemudian hari," katanya.

Senada dengan Hunter, Shona Wilkinon dari Nutricentre.com mengatakan bahwa tubuh manusia tidak bisa bertahan hanya dengan sayur dan buah saja.

"Sangat berbahaya bagi kesehatan jika kita tidak mengonsumsi variasi makanan. Memang kita perlu mengubah pola makan yang buruk tapi fad diet semacam ini tidak akan bertahan lama," kata Wilkinson.

Dalam blognya, Loni mengatakan bahwa ia merasa sangat sehat. Ia pertama kali mulai mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah setelah sakit karena pola makannya yang buruk, yakni sering mengasup junk food dan alkohol.

Sehari-harinya, Loni memilih sayur untuk sarapan dan makan siang, dan terkadang salad untuk makan malam. Kadang-kadang ia mengonsumsi kentang bakar atau kentang tumbuk, dan juga tentu saja pisang, baik itu yang dimakan langsung atau dibuat menjadi smoothies atau dicampur es krim.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber parentdish
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.