Kompas.com - 10/12/2013, 19:01 WIB
Surat Homer kepada Santa Claus 98 tahun lalu. DAILY MAILSurat Homer kepada Santa Claus 98 tahun lalu.
|
EditorSyafrina Syaaf
KOMPAS.com - Menjelang momentum hari raya Natal, salah satu ritual yang paling dinanti anak-anak adalah kado natal istimewa dari Santa Klaus.

Seiring dengan waktu, jenis kado yang diminati para anak tentunya mengalami pergeseran. Di waktu sekarang, pastinya banyak anak yang mengirimkan surat kepada Santa, dengan daftar hadiah yang meliputi ragam permainan bernilai mahal dan canggih.

Fenomena ini pun menggelitik rasa ingin tahu mengenai budaya natal di waktu yang telah lama berlalu. Selain, pastinya sama sekali berbeda, kado seperti apa sih yang anak-anak inginkan di masa tersebut? Melalui laman DailyMail, sebuah kisah menarik terurai dan mengundang senyum akan betapa sederhananya kehidupan di era yang lampau.

Sebuah surat sederhana yang sempat dilayangkan ke Santa Claus, 98 tahun lalu membuktikan bahwa hal-hal yang sederhana memiliki arti yang mendalam bagi anak-anak. Tepatnya, pada tahun 1915, Homer Mellen yang berusia tujuh tahun dan berasal dari London, Ontario, pernah menuliskan harapan natalnya dalam selembar kertas.

Hingga sekarang, surat ini masih disimpan oleh anak Homer, Larry Mellen (79), yang menyimpannya sebagai kenang-kenangan penuh makna untuk anak cucu mereka di generasi berikutnya. "Secara tak langsung surat ini mengungkapkan, bahwa apa yang dianggap remeh oleh anak-anak sekarang, ternyata sangat berarti untuk anak-anak di masa lalu. Bisa dibilang,
bahwa generasi sekarang kurang menghargai akan nilai sebuah hadiah spesial di hari Natal. Mereka menilai pemberian di hari Natal berdasarkan harga kado," ungkap Larry.

Surat sederhana ini berbunyi:

"Dear Santa Claus,
Mau kah kau memberikanku, banyak cat warna, buku dan juga sebuah tas sekolah sebagai tempat untuk perlengkapan sekolahku tersebut. 

Dan jika kau juga memiliki kacang, permen atau mainan yang bisa dibagikan, maukah kau mengirimkannya untukku? Dengan demikian kau akan menyenangkan hati bocah tujuh tahun sepertiku.

Homer Mellen"

Larry mengungkapkan bahwa surat sederhana ayahnya dibandingkan dengan surat anak-anak masa kini sangat jauh berbeda. Menurutnya, di masa kini, seorang gadis kecil meminta kado kepada Santa Claus berupa uang Rp 11,9 juta (1000 dollar), anak anjing, dan sebuah skuter yang bisa menyala, bahkan sebuah alat yang bisa mengubah semua benda menjadi apa saja dan kapan saja.

"Saya adalah seorang guru dan saya mendengar banyak keinginan dari murid-murid saya. Generasi sekarang ini terlalu banyak berbicara dan ingin memiliki semuanya. Padahal nilai Natal bukanlah terletak pada hadiah yang didapat. Surat ini mengingatkan kebahagiaan dari sebuah kesederhanaan," ungkap Lauri Bloomfield, cucu Homer Mellen.

Lain zaman, beda pula cara berpikir dan pandangan orang terhadap kehidupan. Seharusnya, nilai kesederhanaan dan perhatian yang dicurahkan dalam memilih kado yang harusnya lebih diperhatikan, bukan harganya.

Maka dari itu, sebagai orangtua sepatutnya kita semua mengajarkan anak untuk tidak konsumtif dan jangan membiarkan mereka untuk memanfaatkan Natal, sebagai momen untuk merengek pada orangtua atau Santa agar keinginannya dipenuhi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Dailymail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.