Kompas.com - 12/03/2014, 09:56 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Merebut hati calon mertua terkadang lebih sulit dibanding mendapatkan hati anaknya alias kekasih kita. Sebelum berburuk sangka terhadap sikap calon mertua yang "dingin" terhadap kita, pahami dulu bahwa setiap orangtua pasti mengharapkan pendamping hidup terbaik bagi buah hatinya.

Sikap dingin mereka bisa jadi karena mereka berusaha mengenal Anda lebih dalam.  Sadarilah bahwa setiap ibu mertua punya ekspektasi sendiri tentang calon menantunya, karena itu untuk memenangkan hati calon mertua, yuk ketahui apa saja keinginan para orangtua terhadap pasangan hidup anak-anaknya.

1. "Ini juga keluargamu"
Untuk memenangkan hati calon itu mertua, Anda sebaiknya tidak membanding-bandingkan keluarga Anda dan keluarga sang calon. Apalagi kalau sampai mengganggap keluarga Anda lebih unggul dalam segala hal.

Bagi calon ibu mertua, keluarga ini adalah keluarga baru Anda. Sehingga apapun yang Anda lakukan dan katakan tentang keluarga baru ini harus dilakukan dengan penuh kebanggaan dan dedikasi seperti keluarga Anda sendiri.

2. Bertanggung jawab
Setiap ibu berharap calon menantu perempuannya dapat menjadi the next lady di keluarga anaknya. Ia mengharapkan bahwa the next lady ini melaksanakan tanggung jawab dan tugas-tugasnya di rumah tangga. Mulai urusan dapur, rumah tangga dan anak-anak, ia berharap calon menantunya bisa mengatur rumah tangganya dengan penuh dedikasi dan perhatian.

3. "Dia mungkin suamimu, tapi juga anakku"
Meski sudah resmi jadi suami Anda, namun si dia tak berarti jadi milik Anda sepenuhnya. Bagi ibu mertua, anak tetap akan jadi anak selamanya. Maka ia berharap sekalipun sudah menikah, Anda harus memberikan kesempatan pada suami untuk menghabiskan waktu atau perhatian.

4. Beradaptasi
Sekarang Anda memiliki keluarga baru, maka ia mengharapkan Anda untuk bisa beradaptasi dengan keluarga baru ini. Ibu mertua berharap Anda bisa lebih fleksibel untuk menempatkan diri dan membiasakan diri terhadap kebiasaan keluarga barunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Membahagiakan anaknya
Tak ada orangtua yang ingin anaknya menderita dan tak bahagia. Maka setiap ibu mertua pasti "menuntut" Anda untuk bisa membahagiakan anaknya. Sesekali pasti ada perselisihan dan perbedaan pendapat dalam pernikahan. Oleh karena itu, ada baiknya untuk menjaga pertengkaran ini agar tetap dalam koridor personal.

6. Perhatian pada semua orang
Ketika masuk ke dalam keluarga besar calon suami, Anda tak hanya harus perhatian suami dan keluarga intinya. Tapi Anda juga harus perhatian kepada keluarga besarnya, mulai anak-anak sampai orangtua lainnya.

7. Menjaga kehormatan keluarga
Selain menghormati anggota keluarga, Anda juga diharapkan untuk bisa menjunjung tinggi kehormatan keluarga di depan orang lain. Anda mungkin saja bertengkar di rumah dengan suami, tetapi ibu mertua berharap masalah internal keluarga ini tidak akan bocor ke telinga orang lain.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Boldsky
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.