Kompas.com - 25/03/2014, 17:58 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com — Wanita sulit mengalami orgasme? Mungkin mesin orgasme ini bisa menjadi solusi. Seorang dokter bedah di Winston-Salem, North Carolina, muncul dengan ide brilian, yakni menggunakan mesin berupa implan kecil yang bisa ditanam di tubuh manusia.

Berukuran lebih kecil dari kotak rokok, elektroda akan merangsang orgasme di tubuh wanita. Hebatnya lagi, sebuah remote control bisa mengendalikan orgasme ini. Caranya, implan dimasukkan ke saraf di tulang belakang dan kemudian ada generator sinyal pada kulit bagian bokong.

Namun, memasukkan implan ini cukup merepotkan karena aplikasinya ketika pasien dalam keadaan sadar. Jadi, bius yang diterapkan bersifat lokal. Selain bisa dipandu dengan remote control, implan ini bisa diprogram untuk frekuensi orgasme baik per hari maupun per minggu.

Implan ini berefek baik bagi wanita yang memiliki disfungsi orgasme. Hal ini dialami oleh 10-15 wanita yang mengaku tidak pernah orgasme. Saat ini, perawatan medis yang ada baru terapi perilaku kognitif dan pendidikan praktis. Perusahaan Medtronic akan mencoba meneliti alat tersebut untuk dipertimbangkan dan kemungkinan dipasarkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.