Kompas.com - 30/03/2014, 19:03 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com - Sebagian wanita memalsukan orgasme dengan menjerit dan melenguh, tanda tengah menikmati perpaduan hasrat dengan pasangan mereka. Namun, sebagian wanita lainnya memilih pura-pura menikmati hanya karena ingin menuntaskan sesi bercinta.  

Pada Journal of Sexual Archives, sejumlah peneliti menyatakan bahwa pura-pura orgasme sebenarnya dapat membuat tahap penetrasi semakin menggairahkan. Selain itu, terkuak juga empat motif yang membuat wanita sampai harus memalsukan tahap klimaks kala bercinta.  

Pengorbanan

Bisa juga dikatakan sebagai motif atas dasar cinta, sejumlah wanita memilih pura-pura orgasme hanya karena tak ingin mengecewakan pasangannya. Memang benar, jika cinta kenapa harus pura-pura? Namun, terkadang cinta pun perlu pengorbanan, dan inilah bentuk pengorbanan wanita untuk membuat pasangannya bahagia.

Tidak percaya diri

Untuk menutupi kekurangan dirinya dari pasangan, akhirnya banyak wanita yang memalsukan orgasme.

Pembangkit hasrat

Sudah bukan rahasia lagi, jika hasrat seksual pria lebih tinggi dibandingkan wanita, namun bukan berarti lebih berdaya. Maka dari itu, bukanlah sesuatu yang mudah untuk membangkitkan hasrat seksual wanita. Sehingga, banyak wanita memanfaatkan momen “orgasme palsu” untuk merangsang hasrat seksual mereka yang sesungguhnya.

Menuntaskan hasrat

Saat rasa malas melanda, tetapi tak ada opsi lain karena saat itu hasrat suami sedang bergelora. Alhasil, banyak wanita memilih tetap bercinta meski berlalu dengan “hambar”. Prinsipnya adalah semakin seolah terlihat seru selama sesi bercinta, maka aksi panas suami pun akan cepat menurun dan selesai.

Penelitian lain yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan di Temple University and Kenyon College, mereka melakukan survei kepada 481 wanita mengenai apa yang mendasari keputusan memalsukan orgasme saat sedang bercinta. Jawaban terbanyak adalah tidak ingin menyakiti pasangan dan ingin membuat mereka merasa bahagia!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.