Kompas.com - 22/04/2014, 09:41 WIB
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com -  Keberadaan telepon rumah, saat ini semakin terpinggirkan semenjak ponsel atau telepon genggam menjadi tren di masyarakat. Alasannya sederhana saja, ponsel dianggap lebih praktis, serta tarif pemakaiannya juga cenderung terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Perlahan tapi pasti, telepon rumah pun menjadi produk yang tidak lagi diminati.

Pergeseran tren yang sudah berlangsung semenjak memasuki era milenium ini, membuat banyak orang tak lagi memprioritaskan fungsi telepon rumah. Melihat fenomena yang demikian, ternyata tidak membuat Telkom Indonesia gentar dalam menghadapi kompetisi pada industri telekomunikasi di Tanah Air.

Untuk membangkitkan minat masyarakat terhadap telepon rumah, PT Telkom melansir paket bundling multiproduk bernama IndiHOme (Indonesia Digital Home). Produk gabungan teranyar menyatukan tiga jenis layanan Telkom, yaitu sambungan internet Speedy via jaringan serat optik Fiber to the Home (FTTH), IP TV Usee TV, dan telepon rumah.Ketiganya digabungkan dalam tiga jenis paket IndiHome (Pro, Star, dan Star Plus) yang masing-masing berisi kombinasi layanan berbeda.

"Memang sekarang telepon rumah sudah banyak ditinggalkan. Tapi kalau ada benefit lebihnya dari penggunaan telepon rumah mudah-mudahan masih mau pakai lagi. Untuk itu, Telkom Indonesia menghadirkan layanan unlimited call bagi perumahan yang memakai Indie Home," kata S Susatyo, Deputy Executive General Manager Telkom Indonesia, saat ditemui di kantor Telkom Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (25/3/2014).

Lebih lanjut Susatyo menambahkan, sekalipun sudah banyak orang yang beralih ke ponsel tetapi karena berbagai alasan, disarankan jangan mencabut telepon rumah. Sebab, telepon rumah bermanfaat untuk kondisi-kondisi tertentu. "Sayang sebenarnya karena alatnya sendiri sudah ada di rumah, mau dipakai atau tidak tetap harus bayar, makanya hanya perlu dioptimalkan saja," katanya.

Program IndiHome sendiri memang merupakan optimalisasi penggunaan telepon rumah yang sudah ada. Melalui program ini, Anda hanya harus membayar Rp 15000 untuk telepon lokal dan SLJJ Rp 30000 setiap bulannya, serta bisa melakukan komunikasi lokal dan SLJJ sepuasnya.

"Trennya sekarang bayar murah bisa ngobrol sepuasnya. Ini yang sangat menarik buat ibu-ibu rumah tangga, jadinya bisa ngobrol sepuasnya tanpa batas ke nomor mana pun dengan harga murah,"  katanya.

Keuntungan lain dari fitur unlimited call ini bisa dimanfaatkan sebagai gaya berkomunikasi yang mengasyikkan dengan keluarga, teman, dan kerabat lainnya. Selain itu, juga membuat momen berkomunikasi dengan orang – orang terkasih menjadi lebih berkesan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.