Kompas.com - 06/06/2014, 12:41 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorSyafrina Syaaf


KOMPAS.com
– Kini sudah bukan waktunya lagi orangtua memaksakan cita-cita tak kesampaian mereka pada anak. Sebaliknya, orangtua justru harus memberikan peluang dan kesempatan pada anak untuk mewujudkan mimpi mereka. Sebab, anak-anak zaman sekarang memiliki mimpi yang besar dan lebih variatif dibandingkan anak-anak di masa lalu.

Tak bisa dimungkiri bahwa generasi penerus bangsa untuk masa mendatang jauh lebih kreatif, inovatif, berani, dan optimis. Mungkin dulu kita tak pernah terpikir untuk menggeluti profesi sebagai koki, perancang busana, filmmaker, dan sebagainya. Namun sekarang, bisa dilihat, sejumlah jenis profesi yang dulu tak dilirik tersebut,bergulir menjadi industri paling produktif dan dapat dijadikan sandaran kehidupan.

Maka dari itu, jangan batasi mimpi anak Anda, biarkan dunia imajinasi mereka terus berkembang positif. Namun, menurut Roslina Verauli, Psikolog, banyak pilihan mimpi bisa membuat anak-anak mudah galau, dan berpotensi tinggi mengalami konflik internal serta kegalauan hebat dalam dirinya.

Masalah lain yang muncul dari rangkaian mimpi yang variatif, justru membuat mereka tidak fokus dan tak menyadari kemampuan yang mereka miliki. Sebab, pikiran anak hanya berpusat pada mencari mimpi yang hebat supaya dipuji oleh banyak orang. Mimpi yang hebat tanpa didukung kemampuan yang mumpuni, hasilnya percuma, perwujudan mimpi tak akan pernah optimal.  

"Semakin banyak pilihan semakin bingung. Dari sekian banyak mimpi yang mereka punya, dari yang realistis sampai tidak realistis, mereka harus bisa memilah mana mimpi yang mereka bisa wujudkan dan mana yang tidak,sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Ibaratnya, kalau bibit aslinya adalah pohon mangga, tapi diberi pupuk untuk pohon durian dan harapannya bisa jadi pohon durian, ya tidak akan tumbuh. Kesalahan inilah yang membuat orang bisa jadi depresi," ujar Vera saat konferensi pers 90 Days Dream Big Challange di The Lunch Room, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2014) lalu.  



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.