Kompas.com - 18/06/2014, 20:14 WIB
EditorSyafrina Syaaf
KOMPAS.com - Anda sering putus-nyambung dengan pasangan Anda? Jika iya, mungkin Anda atau pasangan Anda menderita relationship obsessive-compulsive disorder (ROCD).

Relationship obsessive-compulsive disorder (ROCD) merupakan salah satu bentuk obsessive compulsive disorder, suatu kondisi yang dapat membawa pikiran-pikiran yang tidak diinginkan, kekhawatiran, serta perilaku berulang-ulang yang dilakukan untuk mengatasi kekhawatiran mereka, yang biasanya justru tidak berhasil. Menurut Steven Brodsky, seorang psikolog sekaligus direktur klinis di OCD and Panic Center of New York and New Jersey, dengan relationship obsessive-compulsive disorder, obsesi biasanya masuk ke dalam dua kategori: Menanyakan apakah Anda mencintai pasangan Anda, atau menanyakan apakah pasangan Anda mencintai Anda.

Guy Doron, dari School of Psychology di Interdisciplinary Center (IDC) Herzliya, Israel, menyatakan bahwa salah satu pasiennya bercerita meskipun dia mencintai pasangannya, dia tidak dapat berhenti berpikir apakah dia mungkin akan lebih bahagia bersama perempuan yang dia temui di jalan atau di Facebook.

Dorongan dapat melibatkan usaha keras untuk memeriksa kesetiaan pasangan, seperti berulang-ulang menghubunginya, memeriksa email atau riwayat pencarian internet atau secara terus-menerus bertanya apakah mereka sungguh-sungguh ketika mengekspresikan cinta mereka.

Sebenarnya normal saja untuk memilik pikiran-pikiran tersebut saat menjalani hubungan dari waktu ke waktu, ujar Brodsky. Namun, seseorang dianggap memiliki gangguan jika pikiran-pikiran tersebut mengganggu kehidupannya sehari-hari, seperti ketidakmampuan untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Pada akhirnya, gejala-gejala tersebut dapat menyebabkan hubungan yang rapuh. “Hubungan ini dapat ditandai dengan sering putus-sambung dalam seminggu atau sebulan,” ujar Brodsky. Relationship obsessive-compulsive disorder dapat juga menjadi self-fulfilling prophecy jika gejala tersebut mendorong pasangannya benar-benar meninggalkannya. (Ade Sulaeman)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.