Kompas.com - 23/11/2014, 12:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com -- Bagi pria, mencukur jenggot dan kumis adalah aktivitas mutlak yang harus dilakukan secara berkala. Namun tak jarang, aktivitas mencukur rambut-rambut yang tumbuh dibagian pipi dan dagu ini jika dilakukan dengan cara yang tak tepat, dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan lebih parah lagi infeksi di wajah.

Dalam acara jumpa media Gillette Mach3 di Atrium Cilandak Town Square, Jumat (21/11/2014) kemarin.  Seorang stylist, Firman, yang telah menjalani profesinya selama 14 tahun, berbagi tip cara mencukur yang tepat.

"Pria zaman sekarang lebih peduli dengan tren. Bukan hanya tren pakaian, tetapi juga tren rambut dan jenggot. Sekarang, banyak pria yang pergi ke salon minimal satu atau dua minggu sekali untuk minta dirapihkan kumis dan jenggotnya," jelasnya.

Kemudian, Firman membagikan cara mencukur kumis yang tepat kepada seluruh pewarta dan pengunjung mal. Dia menjelaskan, ada baiknya sebelum mencukur, pria mencuci wajah atau mengompres bagian yang ingin dicukur dengan air hangat, untuk melembutkan rambut, menghilangkan kulit mati dan minyak pada wajah. Setelah itu, gunakan before shaving yang biasanya berbentuk foam.

Firman menjelaskan, sekarang mulai banyak bermunculan before shaving yang berbentuk gel. Dia menyarankan para pria untuk mencoba before shaving berbentuk gel, karena lebih nyaman dan dingin saat diaplikasikan. Aktivitas dilanjutkan dengan mencukur jenggot dan kumis.

"Mencukur dimulai dari leher dengan arah bawah ke atas, kemudian dilanjutkan dengan rambut-rambut halus yang tumbuh di pipi, dan rambut di daerah bibir." Jelasnya. Setelah bercukur, para pria dapat menggunakan after shaving untuk kenyamanan. 

Firman juga mengatakan bahwa sebaiknya pria jangan menggosok atau mengelap pisau cukur setelah digunakan. Pisau cukur cukup di siram dengan air saja. Sebab, jika digosok, malah membuat pisau cukur menjadi tumpul," ujarnya.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, umumnya pisau cukur bisa digunakan untuk 20 kali pemakaian. Ada baiknya pisau cukur dipakai untuk pribadi dan tak bergantian, supaya  tetap awet sekaligus terjaga keamanan demi kesehatan Anda.

Untuk pria yang memiliki jenggot atau kumis tebal, Firman juga memberikan tip. "Jenggot, kumis orang Indonesia itu termasuk mudah dicukur. Saya punya pelanggan orang Arab atau India yang rambutnya itu tebal sekali, seperti mencukur bulu karpet," jelasnya sambil berkelakar. Untuk menangani kumis dan jenggot yang tebal, Firman menganjurkan untuk memotongnya dulu dengan gunting, kemudian baru mencukur dengan cara yang ia sebutkan sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.