Kompas.com - 08/12/2014, 22:00 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf


KOMPAS.com –
Apa jadinya jika Anda menyebrangi jalan dan dibantu oleh petugas seksi dan rupawan? Mungkin otomatis Anda menjawab, tidak fokus. Lalu, apakah kenyatannya demikian? Sebuah gagasan menarik dari Inggris berikut ini bisa saja dicontoh oleh Indonesia. Berikut uraiannya.

Road Safety Analysis, sebuah organisasi perlindungan pejalan kaki di Inggris bereksperimen dengan menempatkan dua model pria dan wanita berbusana seksi untuk membantu penyeberang jalan yang sedang dalam kondisi mabuk. Seperti dikutip DailyMail, tahun ini, meskipun kecelakaan pejalan kaki anak-anak berkurang sebanyak 48 persen, tetapi kecelakaan pada pejalan kaki dewasa meningkat drastis.

Saat malam tiba, ternyata banyak pemabuk yang kesulitan melihat tanda zebra cross, sehingga mereka tidak menyeberang dengan benar. Organisasi Road Dafety Analysis berharap, kedatangan dua petugas penyeberang jalanan yang seksi ini dapat memicu orang untuk lebih sadar menggunakan zebra cross secara tepat.

Richard Owen, Operations Director untuk safer roads mengatakan bahwa pertambahan jumlah kecelakaan sangat mengkhawatirkan, apalagi saat musim perayaan. ''Tahun ini fokus terbesar selalu diberikan kepada pengemudi yang mabuk. Padahal pejalan kaki yang mabuk juga hal serius,'' ucapnya.

Lewat penempatkan petugas seksi ini, menurut Owen, sebanyak 98 persen pejalan kaki jadi lebih mawas dalam memanfaatkan zebra cross dalam menyeberang jalan. “''Sangat sulit untuk berkoneksi dengan generasi muda, terutama saat mereka mabuk. Namun, apa yang kami demonstrasikan di sini, mengungkapkan bahwa perilaku dapat dipengaruhi jika kita menemukan cara yang tepat,'' terangnya.

Uji coba ini pun didokumentasikan dalam video yang diungguh ke situs YouTube, hingga hari sudah berhasil menarik perhatian sebanyak 2000 penonton.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.