Kompas.com - 16/01/2015, 10:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com –Menemukan kebahagian dan pikiran yang tenang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Apapun pilihan Anda, pastikan Anda berkomitmen untuk secara konsisten mengerjakannya dari waktu ke waktu.  Sebab, tidak semua orang di dunia ini cukup beruntung memperoleh rasa bahagia dan sisi emosional yang stabil.

Salah satu cara yang dianjurkan oleh sejumlah peneliti di Amerika Serikat adalah dengan cara menulis. Apa alasannya?

Sebuah studi menunjukkan bahwa menciptakan tulisan yang bersifat ekspresif, misalnya menulis buku harian, dapat memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. Selain dapat menenangkan emosi dan pikiran, menulis buku harian juga dapat mengurangi stres dan kelelahan.

"Terapi buku harian adalah tentang menggunakan materi milik pribadi untuk mendokumentasikan pengalaman dan dalam prosesnya memungkinkan Anda lebih belajar tentang diri Anda sendiri," ungkap Kathleen Adams LPC, seorang psikoterapis asal Colorado, Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Adams menjelaskan, menuliskan pemikiran dan curahan hati pada buku harian juga memungkinkan Anda lehih mudah mengekspresikan apa yang sebenarnya ada di dalam benak Anda. Tak hanya itu, secara rutin "menyapa" buku harian juga membantu Anda tetap sehat melalui cara mendengarkan keinginan dari dalam tubuh.

Bila Anda tipe orang yang sulit mengungkapkan pemikiran lewat tulisan, Adams menyarankan, untuk tidak menulis setiap hari. Menulis satu kali dalam seminggu menurutnya sah-sah saja. Namun, kata Adams, sangat bagus bila Anda menulis lima kali dalam seminggu. Pilihlah momen yang cukup bagus untuk Anda tuangkan ke dalam buku harian.

"Tidak ada aturan dalam menulis buku harian, namun menulis secara konsisten baik untuk dilakukan. Misalnya, menulislah tiga kali dalam seminggu. Seberapa lamanya waktu Anda menulis tidak masalah. Pasanglah waktu selama sepuluh menit," jelas Adams.

Sebelum mengambil pena dan mulai menulis, lakukanlah semacam meditasi agar dapat berpikir dengan jernih. Meditasi tersebut bisa saja ditemani secangkir teh, sambil mendengarkan musik klasik, mencoba beberapa gerakan yoga, atau sambil memangku kucing Anda. Menurut Adams, memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam sebelum menulis dapat melancarkan proses penuangan emosi ke dalam serangkaian kalimat yang baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.