Kompas.com - 22/02/2015, 16:43 WIB
Khloe dan Kim Kardashian percaya diri dengan bentuk bokong yang besar SHUTTERSTOCKKhloe dan Kim Kardashian percaya diri dengan bentuk bokong yang besar
|
Editor Syafrina Syaaf
KOMPAS.com — Beberapa tahun belakangan ini, terjadi perguliran definisi wanita seksi dan menawan. Dulu, supermodel bertubuh kurus dianggap merepresentasikan keindahan wanita yang sesungguhnya. Namun, sekarang yang terjadi sebaliknya. Selebriti bertubuh berisi, seperti Nicki Minaj dan Kim Kardashian, dinilai sebagai kecantikan modern.

Salah satu tren yang paling menonjol dewasa ini adalah sejumlah selebriti wanita dunia menampilkan bentuk bokong yang besar dan kencang. Hal ini berdampak kepada para wanita lainnya yang ingin memiliki bokong seksi. Selain rajin berolahranga, mereka bahkan rela melakukan operasi plastik demi memperoleh sepasang bokong ala Kardashian.

Ternyata, tren ini pun disambut baik oleh beberapa pria yang memang menyukai wanita dengan bokong berisi.

Menurut David Buss PhD, profesor psikologi dari University of Texas at Austin, Amerika Serikat, obsesi kaum pria terhadap bokong wanita bukanlah suatu hal yang baru. Obsesi pria terhadap bokong wanita sama halnya dengan obsesi pada payudara, paha, dan pinggul. Namun, apa alasannya?

"Bagian-bagian tubuh tersebut selama ini menjadi indikator kesuburan, bahkan sejak zaman nenek moyang kita. Pria cenderung mencari wanita yang dapat menghasilkan keturunan. Jika seorang wanita memiliki bagian-bagian tubuh itu yang terlihat besar, ada sinyal ke bagian primitif otak pria bahwa wanita ini memiliki cukup lemak untuk dapat mengandung," ujar Buss.

Di samping itu, Buss menjelaskan bahwa apabila seorang wanita memiliki bentuk bokong yang besar dan bundar, itu artinya adalah simbol usia muda. Pada zaman dahulu, kata Buss, wanita berbokong besar merupakan pilihan yang tepat sebagai ibu dan istri karena mereka lebih kuat menggendong anak ketimbang wanita berbokong rata.

Dahulu, membicarakan bokong dan menyampaikan kekaguman terhadap bokong wanita dianggap tabu. Oleh karena itulah, banyak pria zaman sekarang cenderung antusias dan terbuka mengungkapkan bahwa mereka senang dengan wanita berbokong seksi.

"Kita (kaum pria) tidak diperbolehkan membahas dan menyinggung area itu. Dalam pembahasan tentang seks, perilaku bercinta lewat 'belakang' disebut sebagai sesuatu yang kotor seperti binatang," ungkap Eric M Garrison, pakar seks dan penulis buku Mastering Multiple Position Sex.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, faktor geografis dan budaya juga memengaruhi preferensi pria terhadap bagian tubuh wanita. Sebuah studi yang dilakukan para ahli dari University of Buenos Aires menunjukkan bahwa 59 persen pria Argentina lebih menyukai bokong ketimbang payudara wanita. Namun, hal demikian, menurut penelitian di University College, London, tidak terjadi pada pria Inggris sebab mereka lebih menyukai payudara wanita.

"Budaya pop juga saat ini lebih 'merayakan' bokong. Dengan munculnya selebriti yang memiliki bokong besar seperti Jennifer Lopez dan Kim Kardashian, wanita ingin berusaha memiliki penampilan fisik serupa dengan menonjolkan area bokong agar terlihat menarik," kata Ava Cadell PhD, penulis buku NeuroLoveology.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.