Kompas.com - 06/04/2015, 17:15 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf
KOMPAS.com -Sebagai bangsa yang besar, Indonesia memiliki kekayaan dalam hal budaya, termasuk tradisi kecantikan dan pengobatan yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Salah satu penyembuhan tradisional dan telah dipercaya oleh masyarakat secara luas adalah jamu. Pasalnya, para leluhur kita percaya bahwa jamu kaya khasiat, baik untuk pencegahan dan pengobatan maupun menjaga kebugaran, kecantikan dan meningkatkan stamina.

Sebagai praktisi dalam industri produk kecantikan yang mengandung bahan-bahan alami dan racikan tradisional, Dr Martha Tilaar,  tahu betul manfaat jamu dan obat tradisional bagi kesehatan, kebugaran, dan kecantikan. Oleh sebab itu, Martha meyakinkan kepada generasi muda untuk tidak takut dalam mengonsumsi jamu tradisional.

"Jamu itu tidak ada efek sampingnya. Tuhan memberikan fungsi dalam setiap tanaman alami," ujar Martha pada acara Deklarasi Laskar Jamu Gendong Indonesia di kediamannya di Patra Kuningan, Senin (6/4/2015).

Selanjutnya, Martha menjelaskan bahwa jamu dan obat-obatan tradisional hendaknya tidak dicampur dengan bahan-bahan kimia. Sebab, bila diracik bersama dengan bahan kimia, maka jamu malah akan berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu, Martha mengimbau agar masyarakat mengonsumsi jamu dan obat tradisional yang benar-benar dibuat dari bahan-bahan alamiah.

Martha menjelaskan, dirinya terus berjuang melestarikan budaya jamu dan obat tradisional. Salah satu upaya yang dilakukan Martha adalah dengan membentuk Kampung Jamu dan memfasilitasi terbentuknya Paguyuban Laskar Jamu Gendong Indonesia untuk membantu para penggiat jamu tradisional dalam mengembangkan dan memasarkan produk jamu.

"Kalau semua bahannya bagus, maka jamunya akan bagus juga. Saya terus beriuang melestarikan budaya jamu. Saya punya pengalaman kurang menyenangkan dalam pelestarian budaya, khususnya budaya jamu, kecantikan dan kesehatan. Setelah saya mencapai kelebihan, maka saya ingin meningkatkan para pedagang jamu gendong untuk lebih bagus lagi. Kalau saya bisa, kenapa mereka tidak bisa?" terang Martha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.