Kompas.com - 07/04/2015, 17:00 WIB
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com -
Bisnis e-commerce dan layanan belanja online saat ini sedang berkembang pesat, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di belahan dunia lainnya. Kini label ternama dunia yang berkelas pun akan turut menyemarakkan bisnis belanja online, salah satunya adalah rumah mode Chanel.

Kabar ini cukup mengejutkan, sebab selama ini Chanel sangat menolak produknya dijual secara online. Nah, dengan adanya rencana Chanel merambah e-commerce, maka para pencinta produk mode Chanel akan dapat dengan mudah berbelanja tas, busana, maupun aksesori hanya dengan mengklik kursor.

Menurut Presiden Rumah Mode Chanel, Bruno Pavlovsky, toko online Chanel rencananya akan diresmikan pada akhir tahun 2016 mendatang. Rencana membuka toko online tersebut, ujar Pavlovsky, merupakan upaya memfasilitasi kebutuhan para pebelanja di era modern serta digital yang berkembang kian pesat.

"Tidak banyak perubahan. Ini merupakan evolusi untuk melayani pelanggan kami dengan lebih baik. Beberapa pelanggan dapat datang ke butik, namun yang tidak memiliki waktu, ingin mendapatkan produk secara cepat dan tahu persis apa yang mereka inginkan, silahkan menikmati fasilitas ini. Kami akan melayani pelanggan online dengan baik. Metode ini lebih kepada e-service ketimbang e-commerce," ujar Pavlovsky.

Selama ini, Chanel amat sangat membatasi penjualan produk mereka secara online. Sebab, manajemen Chanel ingin mempertahankan status Chanel sebagai produsen produk fashion yang eksklusif dan mewah. Sehingga, produk Chanel tidak begitu saja dijual secara masal kecuali dapat langsung dibeli di butik Chanel.

Di samping itu, Chanel juga dikenal cukup defensif terhadap e-commerce. Pada tahun 2012 silam, Pavlovsky pernah menyatakan bahwa busana Chanel adalah busana mewah dan salah satu kekuatan pada busana tersebut adalah perubahan dan pembaruan yang selalu dilakukan. 

"Untuk dapat mengenakan busana Chanel, Anda harus mencobanya langsung. Anda harus berada di kamar ganti yang kami sediakan, sambil didampingi tim Chanel yang tentunya bisa menyesuaikan bentuk busana tersebut agar sesuai untuk tubuh Anda. Servis seperti ini hanya dimiliki oleh Chanel. Kami ingin lebih banyak orang datang ke butik kami untuk melihat produk, menyentuh, dan mencobanya secara langsung," tutur Pavlovsky. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.