Kompas.com - 15/04/2015, 14:51 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf


KOMPAS.com –
Selain berbagi kasih sayang, salah satu hal lain yang acap kali dilakukan pasangan adalah membicarakan masalah pribadi, kantor, atau keluarga.

Sebab, mendengarkan saran serta masukan dari seseorang yang Anda sayang, tentu memberikan rasa tenang sendiri, bukan? Namun, ada satu topik yang paling dihindari banyak pasangan, yaitu masalah keuangan.

Sebenarnya, meski Anda malas dan kurang nyaman membahas soal finansial pada pasangan, tetapi pembahasan soal seputar keuangan sebelum menikah sangat penting.

Penasehat keuangan bernama Ginger Dean, mengatakan biasanya ada beberapa pertanyaan yang mengganjal dari pihak perempuan, terhadap kondisi keuangan pasangan. Dean mencoba menjawab beberapa pertanyaan perempuan lajang yang paling sering dipertanyakan padanya seputar keuangan pasangan. Berikut uraiannya:


1. Apakah kekasihku dan aku memiliki kesamaan dalam soal finansial?
Dean menjawab: Tidak selalu. Jika Anda adalah individu yang bertanggung jawab soal keuangan, maka itu akan menguntungkan Anda untuk menemukan pasangan dengan tanggung jawab keuangan yang sama. Sebab, Anda telah bekerja keras untuk keuangan Anda sendiri.

Sebaliknya, jika Anda adalah orang yang memiliki masalah dalam kebiasaan mengelola keuangan, bukan berarti Anda orang yang tak mampu. Dengan pikiran yang terbuka dan rasa hormat satu sama lain, orang yang pintar menabung dapat membantu si boros untuk mengatur keuangannya.

2. Bagaimana aku mengetahui bahwa kekasihku cukup bertanggung jawab soal keuangan?
Dean menjawab: Anda perlu melihat dua tanda, yakni stabilitas dan ketidakstabilan pasangan. Cobalah lihat berapa lama dia telah bekerja untuk pekerjaanya yang sekarang. Apakah ada kenalan serupa dengan pekerjaan yang sama dengan kekasih?  Sebab, Anda bisa mengestimasi penghasilan si dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah mereka bicara soal tujuan finansial jangka panjang? Apakah mereka selalu memiliki sepatu, baju, mobil, atau barang-barang baru? Siapa teman terdekatnya, dan bagaimana gaya hidupnya? Apakah pasangan sangat suka bergaul atau lebih senang dirumah?

3. Kapan harus berbicara langsung mengenai keuangan?
Dean menjawab: ketika hubungan mulai menjadi lebih serius, waktunya untuk bertanya hal-hal seperti, siapa yang nanti akan membayar pengeluaran? Apakah akun bank akan di gabung atau dipisah? Apakah Anda berdua akan membeli rumah? Kapan ingin memiliki anak? Bagaimana perencanaan uang pensiun?

Pembicaraan tersebut memang jauh dari romantis, tapi menurut Dean, penikahan yang sukses sebenarnya mirip dengan bisnis yang lancar. Jadi, tak ada salahnya membicarakan persoalan finansial pada pasangan Anda pada saat yang tepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber elle.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.