Kompas.com - 12/08/2015, 19:00 WIB
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Anda dan pasangan tentu pernah berkirim pesan singkat bernada mesra dan seksi bukan? Ternyata, sebagian besar warga Amerika Serikat pun gemar berkirim pesan seks atau disebut juga sexting. Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa 8 dari 10 warga Amerika gemar berkirim pesan bernada sensual.

Studi tersebut dipresentasikan akhir pekan lalu pada acara American Association Convention di Toronto, Kanada. Dari 870 orang partisipan yang diminta pendapatnya melalui jajak pendapat online, sebanyak 88 persen partisipan mengaku mengirim pesan seks. Selain itu, 82 persen partisipan mengaku melakukannya sepanjang tahun lalu.

"Jumlah orang yang mengirim pesan singkat seks meningkat. Ini adalah implikasi yang menarik untuk masa depan kesehatan seksual," ujar Emily C Stasko, anggota tim peneliti dan mahasiswa doktoral di Drexel University, Amerika Serikat.

Menurut Stasko, berkirim pesan seks dapat didefinisikan sebagai mengirim, menerima, meneruskan pesan-pesan atau foto mengandung topik seksual secara eksplisit. Umumnya pesan seks dikirim melalui ponsel. Lalu, apa sebenarnya alasan pasangan mengirim pesan seks?

"Orang-orang mengirim pesan seks untuk beragam alasan. Alasan paling kuat adalah biasanya seputar afirmasi diri atau alasan hedonis untuk memperoleh kepuasan maupun untuk memuaskan kebutuhan seksual. Beberapa orang berkirim pesan seks untuk kepuasan dan alasan lainnya," jelas Stasko.

Studi tersebut dilakukan tanpa mengedepankan faktor usia. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh para peneliti terhadap para partisipan berusia antara 18 hingga 82 tahun, hampir separuh di antaranya adalah wanita.

Para peneliti menemukan bahwa 43 persen partisipan mengirim pesan seks sebagai bagian dari jalinan hubungan kasual. Di samping itu, 75 persen partisipan melakukan kegiatan berkirim pesan seks dalam koridor hubungan yang serius. Selain itu, mereka yang berkirim pesan seks mengaku memiliki kepuasan seks dan hubungan asmara yang tinggi.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber today.com
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.