Kompas.com - 29/08/2015, 17:00 WIB
|
EditorAlvin Dwipayana


KOMPAS.com -
Dalam berbagai peragaan busana maupun kampanye produk mode terbaru, para model yang menampilkan busana atau produk biasanya memiliki bentuk tubuh yang amat langsing, baik model wanita maupun pria. Namun, kini bermunculan berbagai kampanye dan inisiasi yang melarang para model amat kurus untuk tampil dalam peragaan busana lantaran dinilai mempromosikan citra tubuh yang negatif.

Selain itu, kini pun bermunculan para model berukuran tubuh plus atau cenderung lebih besar ketimbang para model yang selama ini menjajal lantai peraga. Akan tetapi, ada negara yang sudah sejak lama tidak menyukai model bertubuh sangat kurus.

Ya, warga Jerman dikenal akan ketidaksukaan mereka terhadap para model bertubuh kurus yang selama ini ditampilkan. Oleh sebab itu, agensi-agensi modeling di Jerman pasti memiliki kategori spesial untuk para model pria. Pasalnya, warga Jerman cenderung lebih menyukai sosok model pria yang bertubuh tinggi dan besar, layaknya para pria Jerman pada umumnya.

"Pasar di Jerman berbeda. Konsumen ingin dapat mengidentifikasi diri melalui para model. Mereka ingin para model menjadi cermin mereka dan sebaliknya," ujar Mona Schulze, pemilik agensi modeling Curve Model Management.

Para model pria biasanya dikatakan memiliki ukuran tubuh plus apabila memiliki ukuran 42. Namun, agensi-agensi modeling biasanya enggan menyebut para model ini dengan istilah plus, sebab pada umumnya ukuran tubuh sedemikian rupa lumrah bagi kaum pria Jerman. Oleh sebab itu, agensi modeling harus jeli dalam merekrut model dan calon model pria.

Lalu, bagaimana cara agensi-agensi modeling di Jerman merekrut para model? Menurut Schulze, dirinya merekrut para pria yang ditemuinya di jalan, tentu dengan berbekal karakteristik yang sudah ditetapkan pihaknya. Sebab, lanjut Schulze, kaum pria biasanya cenderung enggan untuk mendaftarkan dirinya sebagai seorang model.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Glamour
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.