Kompas.com - 04/10/2015, 20:07 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

 

KOMPAS.com -- Untuk ibu yang tengah hamil dan menyambut kehadiran anak pertama, belanja kebutuhan bayi memang mengasikkan. Tak jarang ibu hamil, membeli berbagai kebutuhan bayi dalam jumlah banyak.

Kondisi tersebut bisa jadi karena kurang pengalaman atau mudah tergiur dengan promosi iklan produk-produk kebutuhan bayi.

Tak bisa dimungkiri bahwa sekarang ini banyak pengusaha pintar yang mampu menciptakan permintaan, yang dulu tidak ada, sekarang menjadi ada. Kuncinya, Anda jangan terkecoh dan tetap fokus pada prioritas.

Sebab, membesarkan anak itu membutuhkan uang yang tidak sedikit. Jadi, lebih baik simpan uang Anda untuk pendidikan dan kebutuhan akademis si kecil.

Berikut ini lima produk perlengkapan yang sebenarnya tidak dibutuhkan :

Pelindung lutut bayi

Melihat si kecil yang sudah mulai merangkak di lantai, terkadang membuat banyak orangtua ketakutan ada bakteri atau kotoran menempel di lutut atau kaki mereka. Alhasil, banyak orangtua yang membeli dan mengenakan pelindung lutut pada bayi.

Sebenarnya, kunci agar bayi Anda tidak terpapar bakteri atau kotoran saat sedang merangkak adalah orangtua menjaga agar lantai rumah bersih dan bebas sisa kotoran. Mengapa alat ini tidak dibutuhkan? Orangtua jangan membiarkan si kecil merangkak terlalu lama, latih mereka untuk bisa segera berjalan.

Sepatu bayi

Jangan tanya betapa menggemaskannya koleksi sepatu bayi yang Anda lihat di balik etalase butik. Para ibu yang tengah mengandung, tentunya langsung impulsif memborong semua sepatu bayi dengan berbagai warna. Namun, ingat, bayi yang baru lahir tidak bisa berjalan. Jadi, untuk apa Anda membeli banyak sepatu?

Sebenarnya, yang dibutuhkan bayi yang baru lahir adalah kaus kaki yang hangat dan baju jumper yang menutupi seluruh bagian tubuh bayi hingga telapak kaki.

Pemanas botol susu di mobil

Memang benar, bayi menjadi lebih tenang ketika mengonsumsi susu hangat. Namun, tidak berarti Anda harus membeli pemanas botol susu khusus di mobil, demi susu bayi senantiasa hangat. Selain mahal, produk ini juga tidak prioritas. Sebab, untuk menjaga kehangatan susu, Anda cukup menggosokan botol dengan telapak tangan Anda selama lima menit sebelum disajikan pada bayi Anda tercinta.

Penghangat lap atau handuk bayi

Pernahkah Anda mendengar ada bayi yang baru lahir protes bahwa ibunya memandikan mereka dengan lap atau handuk yang tidak hangat?

Oleh karena itu, segera coret penghangat lap atau handuk bayi dari daftar belanja perlengkapan bayi Anda.

Tempat pembuangan popok kotor

Untuk popok sekali pakai, gulung popok bekas dan bungkus dengan koran bekas lalu buang ke dalam tempat sampah. Kemudian, untuk popok kain yang bisa dipakai berulang-ulang, bersihkan dengan cara gulunglah diaper kotor mulai dari bagian yang dekat pusar hingga ke bagian velkro. Selanjutnya, rekatkan kedua ujung velkro dan gulung. Kiat tersebut membuat popok kotor terbungkus rapi tanpa perlu tempat pembuangan khusus.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.