Kompas.com - 03/01/2016, 16:35 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf


KOMPAS.com –-
Banyak orangtua yang merasa panik dan stres ketika mengajak bayi dalam penerbangan. Pasalnya, seperti kita ketahui, bayi seringkali menangis dan menjerit sehingga membuat waktu terbang terasa lama sekaligus melelahkan.

Naik pesawat membawa bayi memang membutuhkan strategi dan persiapan khusus yang tidak sesederhana Anda berpergian seorang diri.

Berikut lima panduan berpergian bersama baik dengan menggunakan pesawat:

Pesan tiket sesuai waktu tidur bayi
Saat Anda memesan tiket pesawat, sesuaikanlah jam penerbangan dengan waktu tidur bayi. Tujuannya agar selama penerbangan bayi Anda nyaman tertidur dan tidak mengganggu penumpang lainnya.

Sebelum melakukan penerbangan, berikan informasi pada maskapai pilihan bahwa Anda membawa bayi, supaya mereka mempersiapkan car seat dan seat belt tambahan.

Pilih posisi kursi yang tepat
Jika Anda berpergian bersama suami, maka pilihlah posisi kursi dekat jendela dan aisle. Berharap saja, posisi kursi tengah tidak diisi orang lain.

Namun, jika ternyata ada orang lain di posisi tengah, jangan khawatir, mereka biasanya akan meminta ganti posisi duduk pada pramugari. Anda tidak perlu bersalah. Sebab, prosedur tersebut cenderung umum terjadi di pesawat.

Nah, apabila Anda berpergian hanya berdua dengan bayi, pastikan Anda duduk di posisi aisle dan bayi di dekat jendela. “Posisi duduk orangtua di aisle sangat tepat karena Anda jadi tidak mengganggu penumpang untuk keluar masuk saat harus ke toilet,” ujar Leigh-Anne Peterson, Pramugari, West Jet Airlines.

Cegah tekanan udara pada kuping bayi
Ketika pesawat sedang take off, cobalah susui bayi Anda, berikan empeng, atau hal lain yang membuat bayi mengunyah. Cara ini terbilang efektif untuk mencegah rasa sakit di telinga akibat tekanan udara saat pesawat take off.

Jangan hiraukan tatapan sinis  di sekitar Anda
Bayi Anda menangis, berisik, dan sering bergerak-gerak, otomatis bisa mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Tak ayal mereka sering melemparkan tatapan sinis pada Anda.

Namun, jangan khawatirkan dan terbawa emosi. Biarkanlah mereka dengan segala rasa keberatannya. Sebab, Anda dan bayi juga memiliki hak yang sama dengan penumpang lainnya.

“Tak sedikit penumpang yang merasa terganggu dan jengkel denagn kehadiran bayi di dalam pesawat, tetapi bayi adalah bayi. Mereka akan menangis dan menjerit. Ini adalah bagian dari kehidupan,” ujar Peterson.

Namun, Peterson mengingatkan bahwa bayi akan lebih tenang ketika orangtua pun juga rileks dan santai selama masa penerbangan.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.