Kompas.com - 02/10/2016, 14:30 WIB
Ilustrasi thinkstockphotos.comIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Pada awalnya, para pembatik di Indonesia menggunakan pewarna alami yang berbahan dasar dari alam, seperti halnya pewarnaan dari tumbuh-tumbuhan dan juga dari hewan.

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, munculah zat warna sintetis untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

Oleh karena itu, kini pembatik yang masih menggunakan pewarna alami menjadi sangat jarang ditemui. Tidak hanya itu saja, bahan-bahan dasar pewarna alami juga menjadi sulit untuk ditemukan.

Padahal, pewarna alami ini memiliki kelebihan tersendiri yang tidak dapat ditiru oleh pewarna kimiawi.

Seperti yang tertera dalam Buku Keeksotisan Batik Jawa Timur, Memahami Motif dan Keunikannya yang ditulis oleh Dr. Yusak Anshari dan Adi Kusrianto, ada empat keuntungan ketika menggunakan zat pewarna alami, yaitu:

1. Dari segi limbah prosesnya, pewarna alami ini lebih ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan karena zat-zat yang terkandung dalam pewarna alami ini mudah terurai sehingga tidak menimbulkan polusi.

2. Dari segi hasil pewarnaan, warna yang diperoleh memiliki sifat-sifat yang lembut, harmonis, senada, dan bahkan sebagian dapat disebut dengan warna pastel.

3. Pewarna alami biasanya mengandung aroma khas yang muncul ketika menyatu dengan serat kapas.

4. Kain batik yang menggunakan pewarna alami memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan pewarna kimia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.