Kompas.com - 25/12/2016, 11:02 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Gaya hidup tidak bisa beraktivitas tanpa gadget pada orang dewasa telah menularkan kecanduan serupa ke anak-anak kecil.

Anda tentu bahwa membiarkan anak berlama-lama bermain gadget bisa berakibat buruk terutama pada kemampuan sosialisasi.

Kondisi itu kembali dibuktikan dan dikuatkan oleh sebuah penemuan ilmiah terbaru dari Kanada.

Riset yang digagas oleh grup non-profit, Common Sense Media, mengumpulkan 105 pra remaja untuk mempelajari gaya hidup dalam keseharian.

Sebanyak 51 pelajar yang menghabiskan waktu selama lima hari di sebuah kemah di mana setiap anak dilarang membawa dan menggunakan gawai atau gadget.

Kemudian, sisa responden anak lainnya menjalani kehidupan dengan aktif di media sosial menggunakan gadget.

Lalu, peneliti mendokumentasikan pergerakan otak dan laporan emosional setiap responden anak setiap hari.

Selain itu, setiap anak pun harus berbicara tatap muka dan menebak kondisi emosional lawan bicara mereka. Kegiatan ini juga dilakukan setiap hari.

Hasilnya, kelompok anak tanpa gawai lebih cerdas dalam merasakan dan mengidentifikasikan perasaan temannya ketimbang kelompok yang tetap menggunakan gawai selama waktu berkemah.

Penelitian ini dipublikasikan dalam Computers in Human Behaviour.

“Zamaan sekarang, perkembangan teknologi telah menyediakan perangkat elektronik untuk anak-anak. Selain itu, anak-anak mengindentifikasikan tablet, ponsel pintar, dan iPad sebagai mainan. Kondisi ini, tanpa disadari orangtua telah memengaruhi kemampuan anak dalam bersosialisasi,” jelas Yalda Uhls, Ketua Penelitian.

Uhls menambahkan bahwa penelitian tersebut telah membuktikan bahwa pembatasan penggunaan elektronik pada anak memberikan lebih banyak keuntungan.

“Selama lima hari responden dalam kelompok tanpa gawai memperlihatkan kemampuan berinteraksi, lebih peka pada emosional seseorang, dan terdeteksi lebih bahagia dibandingkan anka-anak yang terus menggunakan gawai,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.