Kompas.com - 03/01/2017, 20:00 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh jurnal Sex Roles mengungkapkan, wanita yang telah berkeluarga dan memiliki anak tetapi sangat aktif di media sosial itu pertanda dia tidak bahagia menjadi seorang ibu. Apa pasal?

Studi menguraikan bahwa ibu yang terlalu aktif di media sosial cenderung mudah depresi ketimbang ibu yang jarang main Facebook, Instagram, dan sebagainya.

Studi yang mempelajari 127 ibu muda di Midwestern United States menambahkan fakta bahwa sekarang ini Facebook memiliki fungsi baru yaitu tempat para ibu muda memamerkan kepiawaian mengasuh anak.

Namun, para peneliti menyimpulkan bahwa berdasarkan apa yang mereka temukan sepanjang waktu studi, para ibu yang seolah minta pengakuan melalui media sosial berpotensi tidak bahagia dan tidak percaya diri.

Studi yang digagas oleh Ohio State University ini mendokumentasikan perilaku dan gaya berteman semua responden wanita yang telah menjadi ibu di media sosial.

Hasilnya, peneliti menguak bahwa seorang ibu yang membutuhkan pengakuan dari oranglain dan percaya dengan standar pola asuh berlebihan ditemukan sangat aktif di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perilaku menyiarkan banyak “pencapaian” anak dan diri sendiri sebagai orangtua, menurut studi, merupakan refleksi yang sangat jelas bahwa mereka tidak menikmati peran menjadi ibu.

Terakhir, para peneliti menuliskan bahwa ibu yang bersikap perfeksionis mengenai peran mereka menjadi orangtua lebih sering memperlihatkan sinyal dan gejala depresi melalui aktivitas Facebook yang berlebihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.