Kompas.com - 23/02/2017, 20:02 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Hidup di negara tropis seperti Indonesia membuat kita cepat berkeringat. Kondisi itu pun membuat kita lebih sering mandi ketimbang orang-orang yang hidup di negara empat musim.

Biasanya untuk merasakan kesegaran usai mandi, maka wanita memilih untuk keramas setiap hari.

Namun, apakah terlalu sering mencuci rambut bisa menyebabkan kerontokan?

Menurut Dr Sharon Wong dari London Bridge Hospital, keramas setiap hari tidak menyebabkan rambut rontok mendadak, tetapi bisa memengaruhi kualitas helaian rambut.

Keramas setiap hari, kata Dr Wong, menyebabkan kulit kepala kering dan helai rambut kusam.

Namun, setiap kondisi rambut setiap wanita berbeda-beda, sama seperti dengan kondisi kulit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kesehatan kulit kepala itu lebih penting,” imbuhnya.     

Produk perawatan rambut yang Anda pakai bisa meninggalkan residu kimiawi pada kulit kepala yang menyebabkannya kotor dan bau.

Kondisi kulit kepala yang kotor menjadi tempat tinggal bakteri dan jamur sehingga tak ayal terjadilah ketombe.

Oleh karena itu, Dr Wong justru menyarankan untuk secara reguler melakukan keramas supaya kulit kepala bersih dan cantik.

Hal tersebut merangsang pertumbuhan rambut lebih produktif dan helai rambut yang tergerai indah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Prima
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.