Gara-gara Ratu Elizabeth, Kate Middleton dan Pangeran William Tidak Pegangan Tangan

Kompas.com - 24/02/2017, 07:03 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Pangeran William dan Kate Middleton tidak perlu mendeklarasikan cinta terhadap satu sama lain. Kisah cinta mereka dan cara mereka memandang sudah cukup jelas memperlihatkna bahwa keduanya saling tergila-gila.

Namun, keduanya jarang dan nyaris tidak pernah terlihat saling berpegangan tangan terutama ketika berada di ruang publik dan sedang menjalani kunjungan kenegaraan.

Mengapa?

Robin Kermode, seorang pakar bahasa tubuh dan pendiri sekolah komunikasi, Zone2.co.uk, mengatakan bahwa Kate dan Wiliam menjalankan aturan tidak tertulis tetapi dicontohkan oleh Ratu Elizabeth.

Sang Ratu Inggris tersebut juga sangat jarang bergandengan tangan dengan suaminya saat tampil di depan publik.

“Cara itu, secara tidak langsung telah menjadi aturan tidak tertulis untuk para anggota kerajaan Inggris lainnya,” ujar Kermode.

Dia mengatakan bahwa jelas sekali bahwa Kate dan William memiliki hubungan emosional yang sangat dekat.

“Biasanya pasangan yang sudah saling nyaman dan menyadari kadar cinta masing-masing tidak perlu lagi mengekspresikan atau membuktikan kekuatan hubungan mereka pada orang lain,” urainya.

Kate dan William, kata Kermode, merupakan pasangan figur publik yang tidak membutuhkan pengakuan publik atas kualitas cinta mereka.

“Hal tersebut karena keduanya merupakan pasangan yang benar-benar saling mencintai dan saya yakin mereka memiliki toleransi serta perasaan menghargai yang tinggi,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa Kate terlihat telah mendapatkan kepercayaan diri dalam keluarga kerajaan Inggris. Jadi, dia tidak membutuhkan harus memegang tangan suaminya selama berada di lingkungan anggota kerajaan.

“Saya percaya bahwa pasangan yang selalu terlihat terlalu mesra saat di ruang publik dan di depan orang banyak sebenarnya memiliki banyak masalah pernikahan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.