Kompas.com - 28/02/2017, 22:43 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Salah satu keluhan yang umum diutarakan pasangan suami istri yang telah menjalani rumahtangga dalam hitungan menahun adalah pudarnya intimasi dan kehangatan seperti awal pernikahan.

Hubungan seksual yang rutin pun tidak menjamin terciptanya kembali sebuah romansa dan ikatan emosional seperti sedia kala.

Menurut studi kondisi ini biasa terjadi karena hilangnya ritual berpelukan dan dekapan dalam pernikahan.

Seiring waktu, pasangan suami istri menjalani kehidupan bak rutinitas yang serba monoton dan menimbulkan rasa bosan.

Studi yang kali pertama dirilis oleh Journal of Social and Personal Relationship terhadap 397 responden suami istri menemukan bahwa berpelukan sebelum bercinta sama pentingnya dengan hubungan seks itu sendiri.

Berpelukan, menurut studi, meskipun tidak diikuti dengan hubungan seks terbilang kaya manfaat untuk kualitas hubungan suami istri yang telah berjalan lebih dari lima tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi juga menerangkan, kontak fisik tanpa penetrasi, seperti berpelukan, berciuman, dan memberikan sentuhan menghadirkan kepuasan personal, memperbaiki komunikasi, serta mengurangi konflik internal.

Responden pria dan wanita sebagian besar mengakui, memiliki pengalaman baik dengan kembali membiasakan saling berpelukan dengan pasangan.

“Studi memperlihatkan, manfaat berpelukan paling banyak dirasakan oleh responden wanita. Mereka merasakan lebih dekat dan gaya komunikasi pun terus mengarah positif,” ujar Chelom Leavitt, rekan penulis studi.



Sumber Mic
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.