Semut Neraka Ditemukan, Bertanduk dan Mengisap Darah Mangsanya - Kompas.com

Semut Neraka Ditemukan, Bertanduk dan Mengisap Darah Mangsanya

Kontributor Sains, Monika Novena
Kompas.com - 12/09/2017, 16:06 WIB
Linguamyrmex vladiP. Barden & D. A. Grimaldi Linguamyrmex vladi

KOMPAS.com -- Peneliti menemukan spesies semut purba dengan bagian tubuh yang menakutkan. Disebut sebagai semut neraka, semut ini memiliki perbedaan mencolok dengan semut yang kita temukan saat ini. Spesies yang baru ditemukan ini memiliki mulut yang terbuat dari logam untuk menyedot darah mangsa-mangsanya.

Diberi nama latin Linguamyrmex vladi, semut purba ini ditemukan di sebuah daerah di Myanmar dan diperkirakan berusia 98 juta tahun.

L vladi termasuk dalam kelompok haidomyrmecines, kelompok semut yang sudah punah. Mereka hidup pada zaman kapur dan dapat dikenali dari mulut aneh yang bergerak secara vertikal.

(Baca juga: Hebatnya Semut Api, Bisa Bangun "Menara Eiffel" pakai Tubuh Sendiri)

Meski masuk dalam keluarga semut, tetapi peneliti mengungkapkan bahwa L vladi sebenarnya bukan nenek moyang semut yang sekarang. Mereka termasuk dalam kelompok semut yang punah sebelum nenek moyang semut modern muncul untuk memulai garis keturunannya.

Terjebak dalam ambar membuat para peneliti bisa melihat detail spesies prasejarah yang menakjubkan ini, termasuk bagian-bagian tubuhnya yang mengerikan.

L vladi memiliki semacam pisau raksasa yang menghadap ke atas pada bagian mulutnya. Rahangnya juga dikelilingi oleh rambut-rambut bergerak yang mirip pada rahang semut modern. Semut ini juga memiliki semacam tanduk pada bagian atas rahangnya yang kemungkinan digunakan untuk menahan mangsa.

Penelitian yang dipimpin oleh Philip Barden dari New Jersey Institute of Technology juga menemukan saluran mirip tabung di antara rahang bawah. Peneliti berspekulasi bahwa semut ini mungkin tidak mengunyah makanan mereka, tetapi menyedotnya karena rahang yang aneh itu tidak bergungsi untuk mengunyah.

(Baca juga: Awas, Spesies Semut Ini Bisa Kuasai Dunia)

"Rahang bawah dan tanduk mungkin berfungsi untuk menusuk mangsa berbadan lunak," kata Barden dikutip dari Science Alert, Senin (11/9/2017).

Barden et al., Syst Entomol (2017) / ScienceAlert Linguamyrmex vladi ditemukan terperangkap dalam ambar bersama larva

Menariknya, pemindaian sinar X mengungkapkan jika bagian tanduk semut diperkuat dengan partikel logam. Peneliti berpendapat jika semut memiliki kemampuan untuk mengumpulkan unsur-unsur logam dari makanannya kemudian mendistribusikan ke bagian tubuh yang membutuhkan unsur penguat.

"Serangga diketahui menyerap logam untuk bagian ovipositor atau bagian serangga yang digunakan untuk menyimpan telur dan rahang bawah. Mereka menyerap unsur logam, khususnya kalsium, mangan, seng dan besi, untuk meningkatkan kekuatan dan mengurangi keausan," tulis tim dalam penelitian ini.

Memiliki tanduk logam membuat semut neraka ini bisa bertahan melawan mangsanya dan membuatnya lebih mudah juga untuk menekan tanduknya ke mangsa bertubuh lunak.

Penelitian ini sudah dipublikasikan dalam Systematic Entomology.

PenulisKontributor Sains, Monika Novena
EditorShierine Wangsa Wibawa
Komentar

Terkini Lainnya

Gaun yang Mencirikan Kebebasan dari Eddy Betty

Gaun yang Mencirikan Kebebasan dari Eddy Betty

Look Good
Pesta Batik, Meningkatkan Gairah Batik di Kalangan Muda

Pesta Batik, Meningkatkan Gairah Batik di Kalangan Muda

Look Good
Lakukan Ini Bila Memergoki Teman yang Selingkuh

Lakukan Ini Bila Memergoki Teman yang Selingkuh

Feel Good
Warna Lensa Kacamata Apa yang Cocok Untuk Kegiatan Anda?

Warna Lensa Kacamata Apa yang Cocok Untuk Kegiatan Anda?

Look Good
Benarkah Imunisasi MR Menyebabkan Kelumpuhan?

Benarkah Imunisasi MR Menyebabkan Kelumpuhan?

Feel Good
Lebih Percaya Diri dengan Operasi Pembesaran Kelopak Mata

Lebih Percaya Diri dengan Operasi Pembesaran Kelopak Mata

Look Good
Hidup Bahagia Dimulai dengan Tidur dan Seks Berkualitas

Hidup Bahagia Dimulai dengan Tidur dan Seks Berkualitas

Feel Good
Cari Gaya Busana Pria Terkini di Pekan Mode Pria Plaza Indonesia

Cari Gaya Busana Pria Terkini di Pekan Mode Pria Plaza Indonesia

Look Good
Berapa Lama Waktu Ideal Anak Main Gawai?

Berapa Lama Waktu Ideal Anak Main Gawai?

Feel Good
Orang 'Mapan' Lebih Merasakan Manfaat Diet Mediterania

Orang "Mapan" Lebih Merasakan Manfaat Diet Mediterania

Eat Good
Jurusan Kuliah Favorit Para Orang Terkaya di Dunia

Jurusan Kuliah Favorit Para Orang Terkaya di Dunia

Feel Good
Bukan Diminum, Begini Cara Terbaik Konsumsi Cuka Apel

Bukan Diminum, Begini Cara Terbaik Konsumsi Cuka Apel

Eat Good
Lakukan Ini Saat Anda Merasa Tak Bahagia

Lakukan Ini Saat Anda Merasa Tak Bahagia

Feel Good
Olahraga Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan!

Olahraga Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan!

BrandzView
Mengejar Mimpi yang Tertunda

Mengejar Mimpi yang Tertunda

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM