Salin Artikel

Insomnia Tingkatkan Risiko Asma 3 Kali Lipat

The Royal Society for Public Health Inggris memperkirakan empat dari sepuluh orang usia 25-50 tahun tidak mendapatkan cukup tidur.

Kurang tidur dapat menyebabkan peradangan dan meningkatkan kadar hormon stres, yang keduanya dapat memicu asma.

Studi juga menemukan, hubungan antara kurang tidur dan meningkatnya risiko depresi dan kecemasan.

Risiko terserang sesak napas hingga asma meningkat 65 persen bagi mereka yang sering kekurangan waktu tidur.

Dan, untuk penderita insomnia risiko terserang asma menjadi tiga kali lipat.

Dr Ben Brumpton, yang memimpin penelitian mengatakan, "Ada perubahan dalam tubuh akibat insomnia, salah satunya dapat mengakibatkan efek berbahaya pada saluran napas."

Di Inggris misalnya, sekitar 5.4 juta orang memiliki asma di Inggris dan salah satu faktor penyebabnya ialah karena kekurangan jam tidur setiap malam.

Faktor risiko utama yang juga berperan dalam memperparah kondisi saluran napas ialah merokok, kegemukan, dan paparan polusi udara yang sering.

Walau asma belum dianggap penyakit kronis, namun faktanya asma telah membunuh tiga orang per hari.

Dr Andy Whittamore, dari organisasi Asthma UK, mengungkapkan, penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk melihat seberapa cepat “paparan” kurang tidur terhadap munculnya gejala asma.

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/02/05/145256823/insomnia-tingkatkan-risiko-asma-3-kali-lipat

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.