Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Anak Muda Lebih Tertarik Berjualan Online

KOMPAS.com - Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini tidak memungkiri banyak anak muda yang mulai mencari peruntungan dengan berbisnis online.

Bahkan, sebagian besar orang dewasa muda mulai mempertimbangkan untuk meninggalkan pekerjaan formal mereka demi berjualan secara online.

Dalam sebuah studi terbaru, ditemukan bahwa pandangan kaum muda saat ini tentang pekerjaan telah banyak berubah.

Survei terbaru dari Menafn dan SWNS Digital juga menunjukkan, kaum muda lebih memilih untuk meninggalkan pekerjaan tradisional mereka dan mulai berbisnis online.

Lalu, apakah ini adalah ide yang menarik untuk dicoba atau justru dapat menuai banyak risiko?

Nah, berjualan online sebenarnya telah dilakukan oleh orang-orang selama bertahun-tahun dan ini bisa menjadi cara yang baik untuk menghasilkan pemasukan tambahan.

Menurut survei terhadap 2.000 peserta yang berusia antara 18 dan 24 tahun, sepertiga responden mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaan mereka demi mengejar usaha online secara penuh waktu.

Penelitian yang dilakukan oleh O2 Business itu memperlihatkan item paling populer untuk dijual secara online adalah pakaian, dengan 49 persen menyatakan itulah yang mereka jual secara online.

Sementara, sepatu masuk ke dalam 24 persen kemudian video game yang memiliki nilai yang sama yakni 24 persen.

Mereka juga memerhatikan tren yang meningkat di kalangan kaum muda dengan menjual peralatan gym dan mengadakan kelas untuk menghasilkan uang secara virtual.

Ketika ditanya mengapa mereka memilih untuk menjual barang secara online, alasan utamanya adalah untuk menghasilkan uang tambahan selain dari gaji pada pekerjaan utama.

Sebagian besar uang digunakan untuk membantu mereka menghidupi diri sendiri.

Seorang remaja yang telah menjual barang bekas di aplikasi bernama Depop mengungkapkan bahwa ini adalah cara mudah baginya untuk menghasilkan uang tambahan.

"Saya pergi ke toko barang bekas untuk menemukan barang-barang vintage, membersihkannya, dan kemudian menjualnya secara online untuk mendapat untung," katanya.

Pemikiran kreatif seperti inilah yang membantu mereka menghasilkan uang dan itu juga berarti bahwa percakapan tentang keamanan penjualan internet mungkin perlu diperbarui.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/05/13/210000020/anak-muda-lebih-tertarik-berjualan-online-

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.