Salin Artikel

Cermati, Manfaat Miliki Kehidupan Seksual yang Sehat

Padahal, banyak manfaat fisik, emosional, dan psikologis yang diperoleh melalui hubungan intim lho.

Selain membakar kalori dan memperbaiki kesehatan jantung, berhubungan seks juga membantu mengatasi rasa sakit dan mengurangi stres.

Psikolog Kia-Rai Prewitt, PhD, menjelaskan manfaat hubungan seks bagi pasangan.

"Kita menganggap seks hanya sebagai sesuatu untuk kesenangan, reproduksi, atau keintiman," kata Prewitt.

"Banyak orang tidak menyadari betapa banyak manfaat yang bisa didapat dari hubungan seks."

Demi meraih manfaat maksimal, wanita itu mencatat pentingnya berhubungan intim setidaknya 1-2 kali seminggu.

Rutinitas seksual juga bermanfaat bagi mereka yang kesulitan mengalami orgasme, khususnya wanita.

"Memiliki kehidupan seks yang sehat dapat meningkatkan harga diri, kepercayaan diri, dan kemampuan kita untuk mendapatkan kenikmatan," sambung Prewitt.

"Hal itu juga membantu untuk terhubung dengan pasangan dan mengembangkan keintiman emosional."


Manfaat seks berbeda bagi pria dan wanita

Bagi wanita, bercinta dapat membantu melatih otot panggul, yang berkontribusi mengatasi masalah inkontinensia urin (keluarnya urin tanpa disadari) dan mengendalikan kandung kemih.

"Semakin banyak wanita berhubungan seks, maka seks semakin membantu pelumasan vagina, terutama jika kita biasanya merasa sakit saat berhubungan seks," papar sang psikolog.

Sedangkan, pria yang intens mengalami orgasme alias ejakulasi akan mengurangi risiko penyakit berbahaya.

"Penelitian menunjukkan ejakulasi dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat," kata Prewitt.

Manfaat memiliki kehidupan seks yang sehat

Aktivitas seksual dapat memperbaiki hidup melalui cara-cara berikut:

1. Membakar kalori

Seks bisa menjadi bentuk olahraga ringan yang membakar sekitar 150 kalori per jam, menurut temuan sebuah studi. Namun, olahraga juga tidak boleh diabaikan.

"American Heart Association menganjurkan agar orang dewasa melakukan setidaknya latihan aerobik sedang 150 menit per minggu."

"Itu di luar latihan penguatan otot seperti angkat beban dua kali seminggu untuk menjaga kesehatan yang baik," sebut Prewitt.

Ditambahkan olehnya, rutinitas seksual mampu memperkuat berbagai otot di seluruh tubuh.

"Kita mungkin melatih otot yang berbeda. Seks bisa menjadi bentuk latihan."

2. Menyehatkan jantung

Studi menemukan, wanita yang sering berhubungan seks berisiko lebih rendah untuk mengalami masalah kardiovaskular di masa depan.

"Berhubungan seks dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita," ujar Prewitt.

"Sama seperti berolahraga, mereka yang sering berhubungan intim cenderung memerhatikan kesehatan jantungnya. Mereka makan makanan yang lebih sehat."

Namun temuan dari studi yang sama menggarisbawahi, sering berhubungan intim dapat meningkatkan risiko kasus kardiovaskular pada pria.

"Risiko terkena serangan jantung meningkat selama aktivitas fisik bagi orang yang mengalami gejala penyakit jantung."

"Penting bagi pria untuk berbicara dengan dokter tentang risiko terkena serangan jantung saat berhubungan seks," imbuh Prewitt.

3. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Adapun studi yang menunjukkan, individu yang berhubungan seks satu sampai dua kali seminggu memiliki imunoglobulin A lebih banyak dalam air liur mereka.

Imunoglobulin merupakan antibodi yang berperan mencegah penyakit dan dapat membantu tubuh untuk melawan human papillomavirus (HPV).

Saat kita mengalami orgasme, maka tubuh akan melepaskan hormon oksitosin. Hormon ini membuat tubuh kita lebih mudah beristirahat.

"Itu (oksitosin) benar-benar dapat membantu kita tertidur," ujar Prewitt.

"Jika kita memiliki tidur yang baik, ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan karena tubuh mendapatkan istirahat yang diperlukan untuk memulihkan diri."

4. Mengurangi rasa sakit

Saat berhubungan seks, tubuh melepaskan endorfin yang bertindak sebagai pereda nyeri alami tubuh.

Bagi individu yang sering mengalami migrain atau sakit kepala, studi mengungkap seks juga membantu mengurangi rasa sakit.

"Melakukan aktivitas seksual secara rutin membantu membangun otot dasar panggul dan mengurangi rasa sakit," lanjut Prewitt.

5. Meredakan stres

Kortisol adalah hormon stres utama tubuh. Ketika kita stres, kadar kortisol akan meningkat.

Namun, sebuah studi melaporkan individu yang terlibat dalam rutinitas seksual atau bercinta dengan pasangan mengalami penurunan kadar kortisol ke kisaran normal.

Hormon oksitosin dan endorfin yang dilepaskan tubuh saat berhubungan seks akan membantu menurunkan kadar kortisol ini.

"Ada banyak cara lain agar kita dapat mengalami kegembiraan atau kebahagiaan tanpa terkait dengan hubungan seks," kata Prewitt.

"Bagi yang berpasangan dan tidak dapat berhubungan seks, masih ada ikatan emosional dengan menghabiskan waktu bersama dan melakukan hal-hal yang disukai."

"Terlibat dalam hubungan dengan orang-orang tepercaya dan yang mendukung kita juga bermanfaat bagi kesehatan mental."

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/06/17/210000720/cermati-manfaat-miliki-kehidupan-seksual-yang-sehat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.