Salin Artikel

Video Syur Mirip Ardhito Pramono Viral, Apa Bahaya Pria Masturbasi?

KOMPAS.com - Nama penyanyi Ardhito Pramono tengah viral menyusul video syur pria berwajah mirip dengan dirinya melakukan masturbasi beredar.

Akibatnya Ardhito kembali disorot padahal belum ada bukti kuat apakah pria yang berada dalam video tersebut benar merupakan dirinya.

Perlu diketahui bahwa masturbasi seperti diperlihatkan pria yang mirip dengan pelantun Fine Today itu memang menjadi tantangan bagi pria mana pun.

Pasalnya di balik kepuasan seksual yang didapat, tersimpan bahaya yang mengintai jika pria terlalu sering atau kecanduan masturbasi.

Pengertian masturbasi

Mastubrasi merupakan aktivitas seksual yang bisa dilakukan seorang diri dengan merangsang alat kelamin.

Mastubrasi tidak hanya dimanfaatkan oleh pria, namun wanita juga bisa melakukannya untuk mendapatkan kepuasan seksual.

Aktivitas seksual itu sebenarnya tidak berbahaya dan dapat dinikmati oleh mereka yang sudah berpasangan untuk melampiaskan hasrat seksualmnya.

Namun, jika pria sampai mengalami kecanduan masturbasi, mereka sebaiknya diwaspadai. Kenapa?

Kecanduan masturbasi

Dilansir dari Very Well Health, kecanduan masturbasi mengacu pada masturbasi yang dilakukan secara berlebihan atau kompulsif.

Meski bukan kondisi kesehatan yang dapat didiagnosis, kecanduan masturbasi dapat berdampak signifikan pada fungsi sehari-hari.

Itu patut diwaspadai oleh orang-orang yang perilaku seksual di luar kendali dan kecanduan masturbasi bisa dikatakan sebagai perilaku seksual kompulsif.

Pria yang sudah kecanduan masturbasi umumnya akan merasakan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Masturbasi menghabiskan banyak waktu, baik kehidupan priobadi atau pekerjaan
  • Pria memilih masturbasi ketimbang menghabiskan waktu bersama pasangan
  • Melakukan masturbasi di tempat-tempat umum
  • Masturbasi setiap waktu, bahkan ketika tidak ingin melakukannya atau saat tidak terangsang
  • Masturbasi digunakan untuk mengatasi perasaan negatif
  • Merasa bersalah atau kesal selama maupun setelah masturbasi.

Penyebab masturbasi berlebihan

Ada sejumlah penyebab yang mendorong pria melakukan masturbasi secara berlebihan. Simak yang berikut ini.

  • Depresi atau kecemasan

Penyebab tersebut bisa mendorong pria melakukan masturbasi untuk meningkatkan suasana hati, membuat rileks, dan mengurangi stres

  • Neurobiologi

Orang dengan perilaku seksual kompulsif menunjukkan hubungan yang lebih besar antara struktur otak tertentu yang serupa dengan yang terlibat dalam pusat penghargaan.

  • Rasa sakit emosional

Penyebab ini disebabkan oleh keadaan hidup yang berusaha disingkirkan dengan melakukan aktivitas seksual aditif.

Dampak kecanduan masturbasi

Melakukan masturbasi memang terasa "nikmat". Namun, jika sudah kecanduan ada sejumlah dampak yang dapat dirasakan.

Berikut di antara:

  • Kepuasan seksual menjadi lebih rendah
  • Harga diri berkurang
  • Kebiasaan masturbasi yang telanjur kronis menyebabkan hubungan pribadi atau pekerjaan menjadi terganggu.

Penanganan kecanduan masturbasi

Masturbasi memang mendatangkan bahaya. Untungnya, aktivitas seksual ini bisa ditangani dengan sejumlah cara jika sudah mencapai tahap kecanduan.

1. Terapi

Terapi bicara dapat membantu pria yang kecanduan masturbasi untuk menentukan penyebabnya.

Dengan begitu mereka dapat mengembangkan strategi untuk mengurangi kecanduan aktivitas seksual tersebut.

Pria juga bisa meminta saran terapis untuk membantu mereka memproses trauma masa lalu.

Terapis juga memungkinkan pria yang kecanduan masturbasi menemukan keterampilan koping untuk mengelola rasa sakit secara emosional.

Peran terapis turut membantu pria mencari cara mengatasi masturbasi yang dijadikan "pelarian" ketika mengalami stres.

2. Obat

Kecanduan masturbasi memang tidak ada obatnya.

Namun, jika pria didiagnosis menderita depresi berat, seperti gangguan obsesif kompulsif (OCD), obat bisa membantu mengurangi perilaku kompulsif.

Solusi lain

Selain dua cara yang sudah disebutkan, masih ada jalan lain yang bisa dicoba untuk mengatasi kecanduan masturbasi. Apa saja?

1. Melakukan aktivitas yang disukai

Carilah "pelarian" lain ketimbang melakukan masturbasi. Misalnya dengan yoga, berlari, atau meditasi.

Melakukan aktivitas yang disenangi memang membantu mengalihkan fokus dari masturbasi ke pemenuhan perilaku lainnya.

2. Komunitas

Tidak ada salahnya untuk mencari informasi di internet soal komunitas yang membantu pria untuk lepas dari kecanduan masturbasi.

Pasalnya bertemu dengan orang dengan masalah yang sama dapat menghibur dan memvalidasi perasaan.

3. Pikir ulang

Pria yang kecanduan masturbasi dapat mempertimbangkan faktor pengaruh agama, budaya, atau spiritual apa pun tentang perilakunya.

4. Memperbaiki hubungan

Pria dengan kecanduan masturbasi sebaiknya mulai memperbaiki hubungannya dengan orang lain.

Misalnya dengan memulai kembali berkencan atau jalan-jalan bersama keluarga maupun teman.

Cara itu dapat membantu meredakan keinginan pria yang ingin melakukan masturbasi secara kronis.

5. Identifikasi pemicu

Pria dapat mencari tahu pada saat kapan dan di mana saja mereka terdorong melakukan masturbasi.

Setelah mengetahui pemicu-pemicunya, mereka dapat mengalihkan rasa kebosanan atau kesepian dengan melakukan aktivitas lain.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/29/213458320/video-syur-mirip-ardhito-pramono-viral-apa-bahaya-pria-masturbasi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.