Terapi Chiropractic Tak Selalu dengan Bunyi "Krek" - Kompas.com

Terapi Chiropractic Tak Selalu dengan Bunyi "Krek"

Kompas.com - 08/01/2016, 14:00 WIB
Dian Maharani/Kompas.com Contoh terapi chiropractic yang menggunakan instrumen di Citylife Chiropractic, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah muncul kasus dugaan malpraktik oleh dokter chiropractic asing, beredar sejumlah video terapi chiropractic. Dalam video menujukkan bahwa chiropractor menangani pasiennya sampai berbunyi krek, krek pada bagian pinggul maupun leher. Mungkin terdengar mengerikan.

Akan tetapi, dokter chiropractic dari Citylife Chiropractic, Magieline Rosalina menjelaskan chiropractic tak selalu dilakukan dengan cara membunyikan daerah persendian hingga bunyi "krek".

"Teknik kita menggerakkan persendian itu banyak. Ada yang pake tangan, yang bunyi krek itu, ada yang pake peralatan," terang Magie saat ditemui seusai praktik di Citylife Chiropractic, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (7/1/2016).

Magie mengatakan, untuk menentukan teknik pengobatan apa yang digunakan, dokter chiropractic harus melakukan pemeriksaan secara rinci terlebih dahulu.

Tidak semua masalah tulang belakang pada akhirnya harus ditangani dengan tangan saja. Ada peralatan atau instrumen yang digunakan seperti Activator dan Drop Table untuk membantu pengobatan chiropractic.

"Instrumen apa yang dipakai tergantung pemeriksaan. Jadi enggak selalu dengan bunyi krek, krek. Semua disesuaikan sesuai hasil pemeriksaan," tegas Magie.

Pemeriksaan bisa dengan Thermal Scan hingga pemeriksaan penunjang seperti X-Ray untuk melihat struktur tulang belakang. Dokter chiropractor juga akan mewawancara pasien terlebih dahulu untuk mengetahui riwayat penyakit.

Dari hasil pemeriksaan yang lengkap, barulah chiropractor bisa menentukan teknik pengobatan apa yang akan dilakukan dan juga apakah pasien bisa diterapi dengan chiropractic atau tidak.

Kompas TV Apa Itu Kiropraktik?


EditorLusia Kus Anna
Komentar
Close Ads X