Mungkinkah Infeksi Saluran Kemih Sembuh Tanpa Antibiotik?

Kompas.com - 20/03/2017, 20:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

Sebagian besar wanita yang tidak bersedia menunda antibiotik, memiliki hasil budaya urin yang juga positif infeksi.

Para wanita yang setuju untuk menunda, mungkin sadar bahwa jika mereka terlalu tergantung pada antibiotik, risiko resistensi antibiotik akan meningkat.

"Lebih jauh lagi, di Belanda, infeksi ringan lainnya seperti mata, telinga, tenggorokan dan infeksi pernapasan, biasanya tidak diobati dengan antibiotik. Karena itu, orang-orang lebih mudah mengiyakan ketika diminta menunda penggunaan antibiotik untuk infeksi mereka," kata Knottnerus.

Antibiotik untuk infeksi saluran kemih biasanya bekerja dalam waktu dua atau tiga hari. Pada wanita yang sehat, infeksi bisa sembuh dengan sendirinya.

"Pertahanan tubuh yang kuat seringkali tidak memerlukan bantuan antibiotik untuk menyembuhkan infeksi, terutama infeksi ringan," kata Knottnerus lagi.

Dr Jennifer Leighdon Wu, ginekolog di Lenox Hill Hospital di New York City, sangat berhati-hati menanggapi temuan ini.

"Jumlah wanita yang setuju untuk menunda adalah 51," katanya. "Saya ingin melihat jumlah wanita yang lebih besar."

Menurut Wu, wanita dengan infeksi saluran kemih sebaiknya tetap memeriksakan diri ke dokter, karena mungkin saja ada beberapa masalah lain yang Anda derita.

"Saya menemukan banyak orang yang memeriksakan diri dan awalnya mereka berpikir itu infeksi saluran kemih. Ternyata, mereka menderita infeksi jamur," katanya.

Selama masa praktiknya, Wu kadang-kadang meresepkan antibiotik dengan segera, terutama jika yang dihadapinya adalah seorang wanita yang sakit. Bagi orang lain, dia mungkin akan menunggu pemeriksaan lab, yang biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber WebMD
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X