Kompas.com - 22/09/2017, 21:15 WIB
Penulis Wisnubrata
|
Editor Wisnubrata

Sama halnya dengan merokok, tidak ada obat mujarab untuk menghentikan kebiasaan menonton film porno kecuali dari kesadaran diri sendiri. Itu sebabnya, niat yang teguh dan bulat bisa jadi langkah awal untuk memulainya. Jauh dalam diri Anda, Anda harus memiliki kemauan untuk berhenti.

Caranya, kuatkan tekad dengan berkata, “Saya harus berhenti nonton porno”. Setelah itu, berhentilah menghubungkan film porno sebagai sebuah kenikmatan. Jika film porno adalah makanan, jangan lagi sebut dia sebagai hidangan lezat. Anggaplah dia sebagai junk food, si makanan tidak sehat yang harus dihindari.

2. Minta dukungan orang terdekat

Selain niat, cara paling ampuh untuk menghentikan kebiasaan buruk ini adalah meminta bantuan orang terdekat. Itu sebabnya, Anda harus jujur dan terbuka akan masalah Anda kepada orang terdekat. Pilihlah orang yang bisa Anda percaya dan selalu Anda dengarkan pendapatnya. Orang ini bisa dari orangtua, pasangan, sahabat, atau bahkan guru spiritual Anda.

Intinya, harus ada setidaknya satu orang terdekat yang mengetahui perihal kecanduan pornografi yang sedang Anda alami. Ini supaya mereka bisa membantu dan mendukung Anda dalam proses menghentikan kecanduan ini.

3. “Bersihkan” semua koleksi

Mulailah kehidupan baru Anda dengan membongkar tempat penyimpanan koleksi file porno. Baik itu yang dalam bentuk fisik, sampai yang digital. Kumpulkan semuanya dalam satu wadah, kemudian buang. Selain komputer atau laptop, jangan lupa bersihkan juga ponsel Anda dari foto atau video porno.

Jangan tebang pilih, semua file yang ada isi pornografinya harus disingkirkan. Intinya, buang semua benda yang membuat Anda merasa ingin menonton film porno.

4.  Blokir semua akses

Anda harus memblokir semua “gerbang” yang bisa membuat Anda menonton film porno. Anda bisa menggunakan perangkat lunak pemblokir materi pornografi di browser internet. Tidak hanya komputer, Anda juga harus melindungi juga smartphone, tablet, jaringan tv kabel, maupun koneksi internet kantor.

Halaman:
Baca tentang
Sumber


Video Pilihan

Konten Sensitif

Halaman ini berisi konten sensitif untuk batasan usia tertentu.

Usia kamu belum sesuai untuk melihat halaman ini

Lihat Artikel Lain
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.