Ahli Uji Berbagai Cara untuk Hidup Sehat Sampai Tua - Kompas.com

Ahli Uji Berbagai Cara untuk Hidup Sehat Sampai Tua

Kompas.com - 12/09/2018, 20:41 WIB
Ilustrasi lansia.Thinkstockphotos Ilustrasi lansia.


KOMPAS.com - Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah meningkatkan masa hidup manusia selama beberapa abad terakhir. Seiringan dengan itu, masalah kesehatan yang berhubungan dengan usia juga meningkat.

Untuk menyelesaikan tantangan itu, sekelompok ahli memberikan sejumlah solusi dan kiat untuk hidup sehat sampai hari tua dalam laporan yang terbit di jurnal Nature, Rabu pekan lalu (5/9/2018).

Beberapa hal yang mereka teliti termasuk mengubah mikrobiota usus, menghilangkan sel-sel tua yang tidak dapat bereplikasi lagi, menguji obat anti penuaan yang spesifik, hingga menggunakan darah orang muda untuk menghindari penyakit tertentu.

Baca juga: Kalsium Saja Tak Cukup Menjaga Kekuatan Tulang Usia Lanjut

Pada poin terakhir, yakni menggunakan darah orang yang masih muda untuk menjaga kesehatan hingga hari tua sudah dipertimbangkan banyak ahli meski dijumpai banyak masalah terkait etika, terutama di Barat.

Setidaknya para ahli telah menguji gagasan tersebut pada tikus. Banyak ahli telah menemukan membuktikan bahwa darah dari tikus muda dapat membalikkan efek buruk ketika terjadi penuaan dan dapat memberikan peremajaan untuk tikus tua.

Meski hal itu berhasil diujikan ke tikus, namun hingga saat ini belum ada studi yang berhasil menguji dan membuktikannya untuk manusia.

Saat metode ini diujikan pada pasien demensia (kondisi di mana kemampuan otak mengalami kemunduran) dengan menyuntikkan plasma darah dari orang muda, tidak ada perubahan khusus maupun reaksi buruk yang terjadi.

Dibanding menggunakan darah orang muda, mentransplantasikan bakteri usus dinilai menjadi obat mujarab tanpa banyak masalah etika.

Dilansir IFL Science, Senin (10/9/2018), studi tentang transplantasi bakteri usus telah menemukan beberapa manfaat positif untuk menangani penyakit yang berkaitan dengan usia, termasuk demensia.

Meski studi ini melibatkan sedikit orang, namun para pakar yakin metode ini dapat memperpanjang rentang kesehatan manusia. Tentu saja setelah ahli menyelesaikan banyak hal.

"Aksesibilitas praktis baik dari microbiome manusia dan sistem darah membuat manipulasi terapeutik menjadi pendekatan yang sangat menarik, tetapi penelitian pada hewan diperlukan untuk menetapkan konsekuensi jangka panjang dan kemungkinan efek samping," tulis para ahli dalam makalah mereka.

Baca juga: Alasan Kita Susah Ingat Kejadian Sebelum Usia 3 Tahun

Selagi ahli terus menguji berbagai metode, mereka menyatakan bahwa cara terbaik untuk memperlambat proses penuaan adalah dengan memengubah gaya hidup sehat dan aktif.

Mulai dari menjaga tubuh agar terhindar dari obesitas, tidak terlalu banyak minum alkohol, mengatur pola makan, dan olahraga. Pada akhirnya, semua hal itu dapat sangat berperan untuk menjaga kesehatan hingga usia senja.



Close Ads X