Kompas.com - 02/01/2019, 06:06 WIB
Converse Chuck Taylor 70s Hi Utility Green custom dari @akun_robott Dino OktavianoConverse Chuck Taylor 70s Hi Utility Green custom dari @akun_robott
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah langkah positif dilakukan Converse pada tahun 2018. 

Mulai dari kolaborasi dengan Off-White, Chinatown Market, Fear of God, hingga mengaktifkan kembali lini basket yang sempat vakum bertahun-tahun.

Converse pun kembali dilirik menjadi salah satu sneakers yang ciamik untuk dipakai sehari-hari, terutama siluet Chuck Taylor 70's Hi.

Pengamat sneakers Adityalogi mengungkapkan, kembalinya Converse di deretan alas kaki yang menjadi pilihan untuk padu-padan tak lepas dari kolaborasi-kolaborasi tersebut.

"Orang pakai itu (Converse) udah dapat hype Virgil, dan kolaborasi lain. Kalau dulu orang beli budget shoes, ya beli Vans, tapi sekarang orang mikir, oh gue pakai Chuck Taylor lebih keren dan edgy, karena dia dapat hype-nya," ungkap Adityalogi kepada Kompas.com, Jakarta.

Dari segi mix and match, Aditya mengaku terkesan dengan penggambaran Converse untuk 2019. Dia mencontohkan, sneakers Converse bisa dipakai jika ingin memadu-padankan oversized t-shirt dengan celana loose yang sedikit menggantung. 

Selain itu, penampilan edgy dari atas sampai bawah--mulai dari topi, baju, tas, hingga celana-- akan tetap cocok dengan model sepatu Converse.

"Orang masih enggak salah liat semacam itu, karena tetap anggap loe cool," kata Aditya.

"Selain itu, orang udah mulai jenuh dengan sesuatu yang hypebeast, sebut aja Yeezy, Off-White. Jadi udah semacam, ah orang lain aja pakai sepatu mahal, gue pakai Converse aja."

Gebrakan 

Converse Chuck Taylor 70s Hi Utility Green custom dari @akun_robott Dino Oktaviano/KOMPAS.com Converse Chuck Taylor 70s Hi Utility Green custom dari @akun_robott

Aditya mengungkapkan, dengan sejumlah inovasi dan langkah tersebut, sayang bagi Converse untuk melewatkan momen tersebut. Karena itu, gebrakan-gebrakan lain dan inovasi patut diberikan Converse pada tahun 2019.

Kampanye soal "All The Stories Are True" yang digalang Converse dianggap perlu amunisi tambahan dengan realisasi sneakers dan kolaborasi ciamik.

"Jadi, (2019) tergantung brand, karena kultur (sneakers) udah nyambut. Gue expect bakal banyak muncul lagi," ujar Aditya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X